Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA minyak goreng yang terjadi di berbagai daerah belum mengalami penurunan. Hal ini membuat pedagang gorengan terpaksa harus mengurangi adonan.
Kenaikan tersebut dikeluhkan oleh konsumen karena terjadi di saat harga kebutuhan lainnya ikut merangkak naik. Seperti terigu dan telur.
Seorang pedagang usus jamur crispy, Epul Saepuloh, 32, warga Lengkong mengatakan, kenaikan harga minyak goreng yang terjadi di berbagai daerah membuat banyak konsumen telah mengeluh. Karena, semula harganya berada di angka Rp11 ribu naik ke Rp13 ribu dan sekarang dijual Rp19.500 sampai Rp20 ribu per liter. Akibat kenaikan tersebut, adonan gorengan usus jamur harus dikurangi.
"Kami, setiap membeli minyak goreng curah di pasar tradisional sampai sekarang harganya sudah berada di angka Rp19.500 per liter dan untuk kemasan Rp20 ribu sampai Rp22 ribu per liter. Namun, pemakaian minyak kemasan yang digunakannya tidak berlangsung karena mudah habis dibandingkan minyak curah," katanya, Selasa (18/1).
Ia mengatakan, kenaikan harga minyak curah maupun kemasan bersamaan dengan semua kebutuhan pokok. Seperti halnya terigu biasanya dijual Rp6 ribu menjadi Rp8 ribu per kg, telur semula Rp19 ribu menjadi Rp23 ribu sampai Rp 24 ribu per kg. Kenaikan tersebut, membuat pedagang di wilayah Kota Tasikmalaya terpaksa selama ini mengurangi adonan dan tatakaran penjulaan.
"Sebelum mengalami kenaikan harga minyak goreng curah, kemasan, telur dan terigu setiap harinya untuk membuat adonan rata-rata bisa mencapai 10 kilogram dan setelah kenaikan hanya bisa mendapatkan 8 kilogram. Namun, dengan kenaikan tersebut bagi pedagang kecil sangat terbebani tapi langkah yang dilakukan selama ini hanya bisa mengurangi adonan," ujarnya.
Sementara pedagang lainnya, Atik, 55, warga Cilembang, mengatakan, kenaikan minyak goreng yang telah terjadi sekarang membuat para konsumen mengeluh ukuran gorengan. "Kami meminta agar pemerintah daerah untuk segera melakukan operasi pasar agar minyak goreng tidak menjadi beban bagi masyarakat dan selama ini kebutuhan tersebut selama ini dibutuhkan bagi semuanya. Akan tetapi, kalau ada operasi pasar meminta agar harganya itu sesuai dengan yang lain sebesar Rp14 ribu karena masyarakat sangat menunggunya," paparnya. (AD/OL-10)
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengakui harga minyak goreng saat ini mengalami lonjakan. Itu terjadi karena meningkatnya biaya kemasan plastik.
Perum Bulog menegaskan bahwa kondisi pasokan dan harga minyak goreng Minyakita di lapangan tetap dalam keadaan stabil dan terkendali.
Permintaan terhadap Minyakita mengalami peningkatan seiring pergeseran konsumsi masyarakat dari minyak curah ke minyak kemasan sederhana.
Perum Bulog wilayah Kediri memastikan stok beras dan minyak goreng mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Mengulas kembali Tragedi Trowek 1995, kecelakaan kereta api maut di Tasikmalaya akibat rem blong yang menjadi pelajaran berharga bagi keselamatan transportasi Indonesia.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Lima pekerja bangunan di Salopa, Tasikmalaya, tersambar petir saat istirahat. Empat orang luka ringan, satu pekerja jalani perawatan intensif akibat luka bakar.
Seorang bocah di Tasikmalaya meninggal dunia setelah 25 hari dirawat akibat gigitan ular weling saat tidur. Simak kronologi lengkapnya di sini.
Sebanyak 445 jemaah haji Kloter 04 KJT asal Kota Tasikmalaya diberangkatkan Kamis (23/4) pagi setelah mengalami perubahan jadwal keberangkatan.
Iyan Yuliantini, pensiunan guru SLB di Tasikmalaya, merintis UMKM telur asin dengan melibatkan alumni SLB untuk mewujudkan kemandirian ekonomi disabilitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved