Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA telur terus merangkak naik. Sejumlah agen bahkan mengalami kesulitan untuk mendapatkan pasokan telur dari peternak.
Syahri Romdhon, seorang agen telur dari Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menjelaskan sejak awal Desember dirinya sudah kesulitan untuk mendapatkan pasokan telur dari peternak langganannya. "Kalau pun dapat, sistemnya sekarang menunggu," tutur Aray, panggilan Syahri Romdhon, Kamis (23/12).
Saat memesan pada Senin, telur baru bisa didapatkannya pada Kamis. "Itu pun dibatasi," tutur Aray.
Peternak, lanjut Aray, akan membagi telur sesuai jatah pesanan. Namun sering kali dibatasi karena telur harus dibagi-bagi dengan agen-agen lain.
Dijelaskan Aray, kenaikan harga telur terjadi sejak ada bantuan pangan nontunai yang salah satu komoditas utamanya telur. Telur terserap dalam kuantitas yang tinggi sehingga terjadi kenaikan harga.
"Saya dan sebagian bakul telur di Cirebon sudah bingung," tutur Aray. Karena mereka sudah tidak kuat dengan harga yang terlalu tinggi. Bahkan saat ini harga telur di tingkat peternak mencapai Rp28 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram.
Dari Pasar Pagi dilaporkan harga telur juga mengalami kenaikan. Rohman, seorang pedagang sembako di pasar tersebut, menjelaskan hari ini ia menjual telur seharga Rp28 ribu per kilogram. "Tapi tidak menutup kemungkinan besok harga sudah naik lagi," tutur Rohman. Kenaikan harga telur bisa terjadi kapan pun bahkan naiknya tidak sedikit demi sedikit.
Selain telur, komoditas lain yang mengalami kenaikan yaitu ayam potong. Ida, seorang penjual ayam potong di pasar tersebut menjelaskan saat ini ayam sudah dijual seharga Rp37 ribu per kilogram. "Naik seribu dibandingkan kemarin," tutur Ida, Kamis (23/12).
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Ruang Terbuka Hijau Kepada Pemkab Gianyar
Ida berharap harga ayam tidak terus naik karena penjualannya justru menurun. "Pelanggan membatasi pembeliannya," tutur Ida. (OL-14)
Capaian tersebut masih dalam kategori normal karena pada awal tahun mayoritas perangkat daerah masih berada dalam tahap proses pengadaan barang dan jasa
Pementasan rampak tari Topeng Samba yang diikuti 500 penari topeng tersebut digelar dalam rangka memeriahkan tradisi Mapagsri menyambut musim panen padi.
Perbaikan jalan merupakan bagian dari pemeliharaan rutin bidang Bina Marga.
Dari hasil sementara, penyebab banjir antara lain pendangkalan sungai dan sampah.
Pergerakan tanah dipicu aliran air sungai yang mengikis tebing. Ditambah kondisi tanah yang memang labil
Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang rentan diterjang bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini. Baik itu bencana banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem dan lainnya.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
Di pasar tradisional seperti Pasar Penuin Wet Market dan Pasar Mitra Raya, harga cabai rawit mencapai kisaran Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram.
Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Pelita dan Tipar Gede, harga komoditas yang cenderung masih stabil antara lain beras.
Sejumlah pedagang menyebutkan bahwa kenaikan harga ini sudah terjadi sejak awal tahun 2026 dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Harga ayam yang sempat mencapai lebih dari Rp50 ribu per kilogram pada saat lebaran, dalam tiga hari terakhir sudah turun ke harga Rp35 ribu per kilogram.
Selain cabai merah, komoditas lain juga turun harga. Di antaranya, telur ayam ras turun Rp133 dari Rp29.735 menjadi Rp29.602/kg, cabai rawit turun Rp2.484 dari Rp43.834 menjadi Rp41.350/kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved