Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Musi Rawas Utara bersama Badan Intelijen Nasional Daerah (BIN) Daerah Sumsel melakukan vaksinasi khusus kepada masyarakat di wilayah pemukiman suku anak dalam di wilayah tersebut.
Hal ini dilakukan untuk memenuhi capaian herd immunity di wilayah Muratara. Diketahui saat ini capaian vaksinasi di Muratara baru mencapai 49,85 persen sementara hingga akhir tahun ditarget bisa mencapai 70 persen. Bupati Muratara Devi Suhartoni mengatakan pihaknya sudah getol dalam mempercepat vaksinasi bagi masyarakat di daerahnya.
"Untuk mempercepat vaksinasi di Muratara, kita sangat membutuhkan kerjasama dan bantuan dari pihak lain. dan adanya bantuan dari BIN daerah Sumsel ini harus diapresiasi," kata Devi, kemarin.
Ia mengatakan, fokus area pelaksanaan vaksinasi kali ini menyasar pemukiman SAD yang ada di Muratara. "Permasalahan yang kita hadapi di Muratara ini ada dua yakni stok vaksin yang kurang dan masih ada masyarakat yang enggan divaksin," jelasnya.
Namun pihaknya terus menggencarkan sosialisasi untuk masyarakat agar menjalani vaksin. "Kami punya target tahun ini bisa capai 70 persen capaian vaksinasi, dan kami berharap banyak pihak dapat membantu. Karena untuk mencapai target ini tidak bisa hanya pemerintah saja," jelasnya.
M Toha, perwakilan dari BIN daerah Sumsel mengatakan pihaknya mendapatkan instruksi dari Presiden RI untuk membantu percepatan realisasi vaksinasi hingga ke tingkat daerah. Untuk di wilayah Muratara mereka mengirimkan sekitar 2.800 dosis vaksin. Namun jika kuota itu dianggap kurang maka akan mereka tambah kembali.
"Kami TNI, Polri, BIN terus mendorong pemerintah agar realisasi vaksinasi berjalan dengan lancar. Dan kami berharap di Muratara warga terbebas dari Covid-19," ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Muratara, Marlinda mengungkapkan, secara manual realisasi vaksinasi di kabupaten Muratara sudah lebih dari 60 persen. Namun yang baru tercatat di sistem online sekitar 49,8 persen.
"Jadi untuk vaksinasi, kita langsung jemput bola turun ke pemukiman SAD untuk lakukan vaksinasi. Kami optimis di akhir tahun bisa tembus sampai 70 persen," katanya.
Ia mengimbau agar warga tidak percaya isu negatif yang berkembang diseputar vaksinasi, karena semua itu merupakan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. "Dengan divaksin yang jelas akan menambah daya imun tubuh kita dan bisa mengantisipasi virus Covid-19," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Suku komunitas SAD Muratara, Jafarin mengungkapkan warga SAD di Muratara mendukung penuh program vaksinasi yang dilakukan pemerintah. Pihaknya berharap, seluruh warga SAD bisa melakukan vaksinasi sehingga terbebas dari Covid-19. (OL-13)
Baca Juga: Vaksinasi di Jambi Dari Rumah ke Rumah, Forkopimda Apresiasi BINDA
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved