Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Indramayu, Jawa Barat (Jabar) membentuk tim Gesit untuk mengatasi kasus stunting. Tim akan melibatkan unsur kesehatan, seperti petugas gizi, petugas kesehatan lingkungan, dan bidan desa, kader pembangunan manusia dan tim penggerak PKK.
"Tim ini juga akan melibatkan pendamping program keluarga harapan (PKH), penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB). Tim ini disebut tim Gesit atau Gerakan Penurunan Stunting Indramayu Terpadu," tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Selasa (26/10).
Menurutnya, Tim Gesit akan dibentuk di berbagai tingkatan. "Mulai tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten," jelasnya.
Ia mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki program sama dilibatkan secara terpadu. Mulai dari anggaran, perencanaan hingga kebijakan stunting yang ada di seluruh OPD akan dijadikan satu.
"Dibentuknya tim Gesit ini untuk mempermudah koordinasi dan penanganan kasus stunting dari hulu hingga ke hilir," tutur Deden.
Dengan dibentuknya Tim Gesit diharapkan dapat mengatasi kasus stunting di Kabupaten Indramayu. "Jika tidak teratasi, stunting akan membuat kualitas sumber daya manusia kurang baik," tutur Deden.
Berdasarkan data, jumlah total balita di Kabupaten Indramayu mencapai 125 ribu. Menurut riset kesehatan dasar (Riskesda) 2018, angka stunting di Kabupaten Indramayu mencapai 33,19 persen. Ini berarti jumlah total balita yang mengalami stunting ada sekitar 41 ribu.
Tingginya kasus stunting di Indramayu salah satunya karena dampak pernikahan dini, terutama remaja putri. Sehingga berdampak terhadap ketidaksiapan calon ibu saat menjalani kehamilan maupaun saat merawat anaknya di 1000 hari pertama kehidupan. Selain itu, ibu yang berangkat kerja keluar negeri menjadi TKI juga turut mempengaruhi kondisi anak balita yang ditinggalkannya. (OL-15)
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat prevalensi stunting di wilayah tersebut berada di kisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026.
Studi IHDC mengungkap hubungan signifikan antara stunting, anemia, dan rendahnya kemampuan working memory pada anak usia sekolah di Indonesia.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan targetkan angka stunting turun ke 7% pada 2026 melalui kolaborasi stakeholder dan penguatan peran SPPG.
IDAI ingatkan orangtua mengenai pentingnya kurva pertumbuhan untuk pantau tumbuh kembang anak secara akurat dan cegah salah diagnosis stunting.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved