Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUBDIT IV Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau (Kepri), berhasil menggagalkan pengiriman 30 Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal.
Puluhan PMI tersebut ditampung untuk sementara di Kampung Simpangan Kilometer 16 Jl Tanjunguban, Kabupaten Bintan, sebelum diberangkatkan ke Malaysia.
Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan petugas mengamankan 30 korban terdiri dari 29 orang pria dan 1 wanita asal Lombok. "Selain itu petugas juga mengamankan 2 orang pria sebagai tersangka dalam pengurusan keberangkatan korban," ujarnya, Selasa (8/6).
Kedua tersangka adalah Samsul, 45, dan Hafiz, 32, berasal dari Tanjung Uban. Modusnya tersangka melakukan penampungan dan pengurusan hingga keberangkatan calon PMI ke luar negeri tanpa dilengkapi dokumen resmi. Puluhan PMI tersebut diberangkatkan melalui pelabuhan ilegal atau tikus. Para korban ditawarkan bekerja di Malaysia sebagai tukang sayur dan sebagainya dengan iming-imingan mendapatkan gaji besar.
"Pendapatan per bulan bekerja di Malaysia sebesar Rp3 juta hingga Rp4,5 juta rupiah," kata dia.
baca juga: Pekerja Migran Indonesia
Selanjutnya, 30 orang PMI ilegal beserta 2 tersangka yang berhasil diamankan langsung dibawa ke Polda Kepri guna pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp7.800.000, 3 unit telepon selular, buku catatan PMI yang telah dikirim ke Malaysia, tiket boarding pass calon PMI sejumlah 2 tiket dan surat keterangan pemeriksaan Covid-19 sebanyak 2 lembar. Kedua tersangka masih diinterogasi oleh polisi. Hendri Kremer (N-1)
)
Pemprov Sulsel merespons cepat penyanderaan dua warganya oleh perompak Somalia di Kapal Honour 25. Gubernur Andi Sudirman koordinasi dengan Kemlu dan P2MI.
Melalui program Bestari, tiga pemuda asal Kota Sukabumi resmi bekerja di Kuwait sebagai service crew. Simak dukungan penuh Wali Kota Ayep Zaki.
Komnas Perempuan menyambut kepulangan Asih, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sebelumnya menghadapi ancaman hukuman mati di Malaysia
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Abri Danar Prabawa mengatakan saat ini baru 3,1 persen lulusan perguruan tinggi yang mengisi pasar kerja global.
Sebanyak 200 calon PMI sektor manufaktur diberangkatkan ke Jepang sebagai upaya pemerintah mendorong tenaga kerja Indonesia berdaya saing global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved