Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, segera mengeluarkan imbauan bagi pelaku usaha pariwisata menghadapi libur Idul Fitri 1442 H. Imbauan lebih ditekankan kepada upaya memperketat penerapan pendisiplinan protokol kesehatan bagi setiap wisatawan atau pengunjung.
Sekretaris Disparpora Kabupaten Cianjur, Enung Sri Haryati mengatakan kebijakan dibukanya tempat wisata ataupun tempat usaha wisata lainnya tak terlepas adanya larangan mudik pada Lebaran tahun ini. Namun, dengan membuka tempat wisata berarti harus ada upaya antisipasi agar tidak terjadi penyebaran covid-19 di berbagai tempat usaha wisata.
"Kami sepakat dengan Pemprov Jabar yang mempersilakan tempat wisata tetap buka tapi dengan protokol kesehatan sangat ketat," kata Enung, Selasa (4/5).
Untuk mengantisipasi potensi kerumunan, kata Enung, pihak pengelola tempat wisata ataupun tempat usaha wisata juga harus menerapkan pembatasan jumlah kunjungan wisatawan lokal. Batasannya 50% dari jumlah kapasitas di setiap tempat. "Kapasitas juga harus dipertimbangkan sesuai aturan," tegas Enung.
Ia mencontohkan seperti di kawasan Kebun Raya Cibodas. Kapasitas di kawasan objek wisata tersebut rata-rata bisa menampung 3 ribu orang.
"Jadi pembatasan ini secara teknis bisa dikatakan tambal sulam. Misalnya di Cibodas, kalau 50% dari kapasitas itu sebanyak 1.500 orang. Nah, ketika yang 1.500 orang ini telah selesai kunjungan, maka pengunjung lainnya bisa masuk pada hari yang sama," bebernya.
Pembatasan itu tak hanya berlaku bagi tempat wisata, tapi juga hotel dan rumah makan. Enung juga mengingatkan kepada para wisatawan ataupun pengunjung agar membawa surat keterangan negatif hasil tes usap antigen.
"Dari pihak provinsi juga sudah mengeluarkan imbauan seperti itu. Bahkan nanti akan ada bantuan penyediaan swab antigen di tempat-tempat wisata. Semacam posko khusus pemeriksaan kesehatan," terangnya.
Enung menuturkan sejauh ini hampir semua objek wisata maupun tempat usaha wisata di Cianjur sudah menerapkan berbagai fasilitas protokol kesehatan. Bahkan beberapa di antaranya sudah mengantongi sertifikat Clean, Health, Safety, and Enviroment (CHSE).
"Tapi di luar kendali kami, mungkin saja ada yang lalai," pungkasnya. (OL-15)
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved