Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA berkekuatan 5,6 SR mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (27/4) sore.
Pusat gempa terjadi di 103 km barat daya Kabupaten Sukabumi, dengan titik 7.86 LS-106.87 BT dan kedalaman 14 km. Gempa itu dinyatakan tidak berpotensi tsunami.
"Getaran gempa dirasakan warga Kota Tasikmalaya. Paling lama 2-3 detik. Mereka berupaya keluar rumah, kantor dan rumah sakit. Berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri," ujar Denden, warga Kota Tasikmalaya, Selasa (27/4).
Baca juga: Gempa Nias Dipicu Patahan di Luar Zona Subduksi
Menurutnya, guncangan gempa terasa hingga wilayah Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Banjar, Kabupaten Garut, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Bandung. Namun, sejauh ini belum ada laporan kerusakan rumah. Pihaknya pun masih berupaya menghubungi para kerabat.
"Warga Tasikmalaya sekarang ini masih waspada. Untuk kejadian ini, belum ada laporan kerusakan rumah. Tapi, banyak warga yang keluar dari rumah, setelah ada getaran seperti goyangan lampu," imbuhnya.
Baca juga: Presiden Ingatkan Pentingnya Siaga Bencana
Petugas operator pelabuhan Perikanan Cikidang Pangandaran Massen Sutartono menyebut gempa berkekuatan 5,6 SR mengakibatkan banyak warga panik terhadap potensi tsunami. Sejauh ini, pihaknya juga belum menerima laporan dampak kerusakan.
"Kami bersama petugas dari BPBD, TNI, Polri, Tagana dan relawan masih mendata rumah yang terdampak. Tapi, sampai saat ini belum menerima laporan adanya kerusakan rumah. Warga Pangandaran masih tetap waspada, setelah mereka merasakan getaran yang sangat kuat," jelas Massen.(OL-11)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Hasil asesmen di lapangan, panjang rekahan tanah sekitar 8 meter dengan kedalaman 50 sentimeter.
Di Kampung Cibolang RT 03/06 Desa/Kecamatan Curugkembar, dampak cuaca ekstrem mengakibatkan sebuah jembatan tergerus longsor.
Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Pelita dan Tipar Gede, harga komoditas yang cenderung masih stabil antara lain beras.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Sukabumi meminta bantuan Pemprov Jabar memperbaiki ruas Jalan Merbabu di Kecamatan Gunungpuyuh.
Penerapan WFH merupakan bagian dari efisiensi. Terutama upaya menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved