Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat menargetkan 36 juta warga bisa
divaksin. Hal ini sangat penting mengingat banyaknya jumlah penduduk.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, provinsinya memiliki jumlah penduduk yang paling banyak dibanding provinsi lain. Karena itu, perlu vaksin dengan jumlah yang banyak untuk menuntaskan persoalkan pandemi virus korona.
"Kami menargetkan 36 juta dosis vaksin," kata Emil saat mengunjungi
pusat vaksin di Bandung, Sabtu (10/4).
Meski begitu, Emil menyerahkan kepada pemerintah pusat terkait alokasi vaksin untuk provinsi yang dipimpinnya tersebut. "Kita menyerahkan ke pusat untuk jumlah dosis vaksinnya.
Saat ini vaksinasi di Jawa Barat terus dilakukan. Salah satunya dengan menyediakan pusat vaksinasi di sejumlah kabupaten/kota. Setiap pusat vaksinasi tersebut memiliki tempat yang representatif. "Tempat memadai. Datang ke sini seperti piknik," katanya.
Sebagai contoh, menurutnya pusat vaksinasi di kawasan Eldorado, Bandung Barat, yang menyediakan 5.000 dosis per hari.
Secara keselurahan, menurutnya, terdapat 60.500 dosis vaksin yang
disuntikan dari pusat vaksinasi di Jawa Barat per hari. Pihaknya menargetkan dalam waktu dekat ini mencapai 1,9 juta vaksinasi.
"Target Juni lansia dan petugas publik beres. Setelah itu baru
masyarakat umum, dengan catatan vaksin tersedia," tandas Emil. (N-3)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved