Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAJAH Sebastianus Beda Ola, ayah kandung Redaktur Artistik Media Indonesia, Donatus Ola Pereda nampak tegang. Mantan Kepala Desa Lametwelu, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur tahun 1971 sampai 1978 itu berurai air mata ketika mengutarakan harapan pada putra sulungnya itu.
"Saya harap dia anak sulung pengganti saya. Setelah pensiun dia bisa kembali ke sini mewarisi semua kepemilikan di sini. Dia (Donatus Ola Pereda) sendiri janji bahwa 5 tahun lagi pensiun. Tetapi Tuhan sudah ambil dia. Kita manusia mau bilang apa," ujar Sebastianus Beda Ola, ayah kandung Donatus Ola Pereda, Kamis (18/3).
Pensiunan ASN itu mengatakan, sepeninggalan anak sulungnya itu, ia berharap cucu-cucunya kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan sekolah. Namun cucu sulungnya Yosep Fidelis Laga Suban, kini belajar di SMK Tele Komunikasi Tele Sandi Bekasi, kelas 11, harus menyelesaikan belajarnya di Bekasi dan melanjutkan perjuangan ayahnya.
"Anak-anaknya saya harap lanjutkan sekolah di sini. Anak sulung karena sekolah, SMK Telekomunikasi Tele Sandi Bekasi, kelas 11, dia harus lanjutkan sekolah dan melanjutkan perjuangan ayahnya di Jakarta," ujar Sebastianus dengan mata berkaca-kaca.
Donatus Ola Pereda merupakan putra sulung dari pasangan Sebastianus Beda Ola dan Margareta Gita Ola. Ia lahir 2 Agustus 1971 di Lewoduli. Dari 6 bersaudara, dua saudara perempuan sudah meninggal dunia saat lahi.
"Anak kedua, Emilia Ola, anak ketiga, Antonius Ola Payong (ASN di Kabupaten Lembata). Anak keempat dan lima itu lahir mati, dan anak ke enam Yasinta Lou, kerja di dinas kesehatan Lewoleba, Kabupaten Lembata," ujar Sebastianus Ola.
Sementara itu Emilia Ola Penaten anak kedua mengungkapkan selama ini ia bersama almarhum serta adik lainnya fokus pada kesehatan orangtuanya.
"Ibu saya ini sakitnya banyak. Karena itu ibu sering dibawa untuk berobat ke Jakarta. Berkali-kali kami berhasil membuat ibu sehat dan bertahan sampai hari ini. Kami heran, kakak yang tidak sakit malah langsung berangkat. Padahal kakak bekerja keras untuk kesehatan bapak dan mama," ujar Emilia sedih.
baca juga: Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Donatus Ola Pareda
Yosep Fidelis Laga Suban, anak sulung almahrum mengaku sedih dan sangat terpukul karena kepergian ayah tercintanya. Yosep prihatin dengan adik adiknya yang masih kecil.
"Adik-adik saya masih kecil. Mereka tidak tau apa-apa. Iya saya bertekat selesaikan sekolah kemudian kalau ada kesempatan, boleh gantikan peran bapak di Media Indonesia," ujar Yosep Fidelis.
Anak sulung almahrum ingin melanjutkan kuliahnya di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Ia bermimpi menggantikan posisi ayahnya di bagian artistik Media Indonesia. (OL-3)
Juwono Sudarsono mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (28/3) pukul 13.45 WIB di RS Pondok Indah, Jakarta.
KABAR duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) pukul 16.33 WIB di usia 35 tahun.
Vidi Aldiano bukan sekadar penyanyi; ia adalah simbol optimisme yang mengubah wajah kemoterapi yang menakutkan menjadi sebuah 'Spa Day' yang penuh harapan.
Telusuri perjalanan Jesse Jackson, tokoh hak sipil Amerika Serikat yang menjembatani warisan Martin Luther King Jr menuju era kepemimpinan modern.
Selain di STF Driyarkara, pemikiran almarhum juga sering mewarnai kuliah umum di berbagai universitas serta menjadi rujukan bagi para pegiat budaya di Indonesia.
Selama lebih dari enam dekade, Ratu Sirikit menikah dengan raja terlama di Thailand, Raja Bhumibol Adulyadej, yang meninggal dunia pada 2016.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved