Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara vaksinasi covid-19 Babel, Bangun Cahyo Utomo menyebutkan realisasi vaksinasi di Babel sulit mencapai angka 100 persen, karena ada nakes menolak divaksinasi. Saat ini vaksinasi hanya mencapai 80 persen.
"Dari awal kita progresnya bagus, tapi kemudian stagnan, ternyata ada beberapa yang menolak. Harapan kami dengan ini bisa dilakukan pendekatan dengan nakes, mungkin mereka berdasarkan asumsi bukan data. Kalau dari data, vaksin ini aman dan mampu memberikan perlindungan," kata Bangun, Selasa (2/3).
Ia menyayangkan, ada nakes yang menolak karena termakan informasi yang salah atau tidak benar.
"Mudah-mudahan ini enggak sampai jadi preseden buruk untuk nakes yang divaksin. Kalau ada nakes apalagi tenaga kesehatan inti yang menolak, akan jadi preseden buruk," imbuhnya.
Menurutnya, penolakan ini terjadi hampir di semua kabupaten/kota. Bahkan di Kota Pangkalpinang cukup banyak nakes yang enggak divaksin. Di Kabupaten Bangka misalnya, dengan jumlah SDM kesehatan ada 3.709, baru 2.983 sudah divaksin dan tidak divaksin 53. Kemudian berbagai kriteria ditunda 80 orang, belun divaksin 110 orang. Secara validasi ada 3.173 orang atau 94,1 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Masagus Hakim mengatakan sebanyak 89 orang tenaga medis menolak untuk divaksinasi.
"Vaksinasi tahap pertama sudah tercapai 88 persen. Masih ada sisa. Kita masih melakukan pendekatan kepada 89 nakes yang menolak divaksin," kata Masagus.
Dinas Kesehatan belum memberikan sanksi namun memberikan kesempatan kepada nakes utuk bersedia divaksinasi. Para petugas masih memberikan sosialisasi manfaat vaksinasi kepada tenaga kesehatan.
"Nah, ini tadi kita rapat dengan dinas provinsi membahas nakes divaksinasi. Kalau saya berikan kesempatan kedua untuk tahap yang kedua ini," kata Masagus.
Sementara itu Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil menyebutkan para tenaga kesehatan di Pangkalpinang yang menolak divaksin karena pemahaman tentang manfaat vaksin masih kurang. Pemerintah memprioritaskan tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi covid-19 karena mereka orang-orang yang berurusan langsung dengan pasien covid-19. (OL-3)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved