Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Jabar diimbau mempersiapkan inovasi guna membangkitkan kembali sektor ini setelah hampir satu tahun terpuruk akibat pandemi Covid-19.
"Inovasi enggak boleh berhenti. Salah satu cara pelaku usaha wisata untuk bisa bertahan di tengah pandemi, ya berinovasi menawarkan destinasi baru untuk menarik kembali wisatawan berkunjung ke wilayah Jabar," ucap praktisi pariwisata, Perry Tristianto, Sabtu (13/2).
Perry mengatakan, tak dipungkiri jika usaha pariwisata saat ini terjun bebas akibat kunjungan yang terus anjlok sebagai dampak pembatasan mobilitas masyarakat sehingga pelaku usaha wisata harus pontang-panting mencari cara untuk bisa bertahan.
"Pada penghujung tahun, biasanya terjadi kenaikan kunjungan ke tempat wisata, culinary, dan hotel di wilayah Bandung. Tetapi di bulan Desember 2020 justru terjadi kenaikan kasus Covid-19 yang sangat drastis, makanya terjadi penurunan pengunjung. Ditambah lagi ada pemberlakuan kebijakan pembatasan di sejumlah daerah, terutama Jabar," kata Perry.
Salah satunya Lembang, menurut Perry, tempat-tempat wisata di kawasan ini biasanya dipadati pengunjung setiap hari libur, tapi kini berbanding terbalik 180 derajat. Bahkan jumlah kunjungan tidak lebih dari 10 persen.
"Meski berat, untuk bisa bertahan di tengah kondisi ini adalah melakukan inovasi-inovasi baru yang memancing wisatawan bisa hadir kembali ke Jabar, khususnya Lembang," tuturnya.
Dia menerangkan, anjloknya kunjungan ke kawasan wisata Lembang dalam beberapa bulan terakhir bukan hanya dampak pandemi saja. Tetapi juga karena Lembang bukan lagi menjadi tujuan wisata yang banyak digandrungi wisatawan lokal. Terlebih yang tinggal di wilayah Jabodetabek karena mereka beralih berwisata ke arah timur seperti Jateng dan Jatim.
Perry menduga, hal ini terjadi karena munculnya isu atau berita yang tersebar di media online maupun media sosial tentang naiknya kasus Covid-19 di daerah-daerah wisata, serta aturan wajib rapid antigen bagi pengunjung yang akan masuk ke daerah wisata.
"Hal inilah yang menjadi salah satu sebab wisatawan di Jabar dan Jabodetabek beralih ke daerah lain, seperti ke Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali," terangnya.
Meskipun aturan terkait ketatnya protokol kesehatan di hotel-hotel dan obyek wisata gencar diberitakan, namun kabar itu tidak menyurutkan niat wisatawan berkunjung ke wilayah timur Jawa.
Bahkan berdasarkan data yang dihimpun pada musim libur pergantian tahun 2020 ke 2021 ternyata terjadi gelombang arus wisatawan ke Provinsi Jateng. Perry menyebutkan, hunian hotel di provinsi itu sempat dipenuhi para pelancong, terbukti dengan berjubelnya kendaraan berpelat Jabodetabek dan Jabar.
"Pada hari terakhir liburan yaitu tanggal 3 Januari 2021 Tol Cipali padat oleh para wisatawan yang balik kembali ke daerah asalnya. Tetapi ironis, Tol Cipularang sangat sepi karena tidak ada yang berwisata ke Bandung dan sekitarnya," paparnya.
Perry mengaku, beralihnya destinasi wisata ke Jateng dan Jatim tentunya menjadi kabar buruk bagi pelaku usaha di Jabar. Namun hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha pariwisata untuk segera bangkit.
"Makanya, untuk menarik lagi wisatawan ke Jabar, harus semangat berinovasi," ujarnya.
baca juga: Bali Safari Park Pamerkan Anoa Sambut Imlek
Sementara itu, ditengah lesunya kunjungan wisata, The Great Asia Africa membuka wahana baru bernama Bigdino Feeding Dinosaurus. Konsep ini diklaim yang pertama di Indonesia bahkan dunia.
Public Relations and Promotion Great Asia Africa Intania Setiani mengatakan, di wahana ini wisatawan akan disuguhkan melihat langsung dinosaurus secara virtual dan dapat diabadikan melalui bentuk video dan foto.
"Untuk bisa menikmati wahana tersebut, pengunjung cukup membayar Rp50 ribu karena masih dalam masa promo. Untuk bisa menikmati wahana ini, pengunjung diharapkan mengunduh aplikasi bigdino dengan smartphonenya," ungkap Intan. (OL-3)
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved