Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo memerintahkan pimpinan BNPB, Basarnas, hingga TNI dan Polri untuk segera mengirim bantuan yang mendesak dibutuhkan dalam penanganan bencana banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel). Presiden sudah mendapatkan laporan langsung melalui telepon dari Gubernur Kalimantan Selatan terkait kondisi bencana yang melanda wilayah tersebut.
"Saya sudah menelepon Gubernur Kalimantan Selatan untuk mendapatkan laporan mengenai banjir yang ada di Kalimantan Selatan dan saya juga telah memerintahkan Kepala BNPB, Panglima TNI, dan Kapolri untuk secepat-cepatnya mengirim bantuan, terutama yang berkaitan dengan perahu karet yang sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana banjir di Kalimantan Selatan," kata Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/1).
Dalam kesempatan itu, Presiden kembali mengajak seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama banjir dan longsor. Pasalnya, akhir-akhir ini terjadi peningkatan curah hujan yang cukup ekstrem.
Baca juga : Bupati Intruksikan ASN Bangkalan Wajib Dites Swab
"Perhatikan selalu peringatan dini dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)," tambahnya.
Jokowi mengatakan akan terus memantau perkembangan sejumlah bencana yang terjadi di Tanah Air. Seperti diberitakan, sejumlah bencana di beberapa wilayah belakangan ini terjadi antara lain longsor di Sumedang Jawa Barat, gempa bumi di Majene Sulawesi Barat, dan banjir di Kalimantan Selatan.
"Kita ingin baik pemerintah daerah, pemerintah pusat selalu hadir di tengah masyarakat dalam keadaan bencana ini," tandasnya. (OL-7)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved