Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPANJANG 2020, berbagai bencana di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terjadi sebanyak 170 kali. Jenis bencana yang paling menonjol yakni tanah longsor atau pergerakan tanah.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Mochammad Irfan Sofyan, mengatakan dari 170 kali kejadian berbagai bencana, sekitar 66% atau 112 kali di antaranya merupakan tanah longsor atau pergerakan tanah. Menurutnya, tanah longsor atau pergerakan tanah selama tahun ini banyak terjadi di awal tahun.
"Paling banyak terjadi itu sekitar Maret. Dilaporkan terjadi sebanyak 26 kali tanah longsor atau pergerakan tanah," kata Irfan kepada Media Indonesia, Rabu (30/12).
Terdapat 4 jenis bencana yang terjadi sepanjang 2020 di Kabupaten Cianjur yakni banjir atau banjir bandang sebanyak 28 kali, tanah longsor atau pergerakan tanah sebanyak 112 kali, angin puting beliung sebanyak 29 kali, dan kekeringan sebanyak 1 kali. Pada Januari terjadi sebanyak 19 kali bencana, Februari sebanyak 13 kali, Maret sebanyak 31 kali, April sebanyak 15 kali, Mei sebanyak 7 kali, Juni sebanyak 10 kali, Juli sebanyak 3 kali, Agustus sebanyak 5 kali, September sebanyak 6 kali, Oktober sebanyak 17 kali, November sebanyak 21 kali, dan Desember sebanyak 3 kali.
Bencana juga berdampak terhadap masyarakat yang harus mengungsi. Jumlahnya yang terdata pada BPBD Kabupaten Cianjur sebanyak 91 kepala keluarga atau 294 jiwa. Sedangkan warga yang terdampak dilaporkan sebanyak 2.268 kepala keluarga atau sebanyak 7.017 jiwa.
"Berbagai bencana dan warga yang terdampak sudah kami tangani maksimal, termasuk memberikan bantuan yang dibutuhkan," tegasnya.
Irfan mengaku terus memaksimalkan peran dan fungsi relawan tangguh bencana (Retana) di semua wilayah. Sebagai garda terdepan, keberadaan Retana diharapkan bisa melakukan penanganan pertama saat terjadi bencana.
"Kami memiliki hampir 1.800-an Retana di 360 desa dan kelurahan di 32 kecamatan. Mereka sudah dibekali dengan materi penanganan kebencanaan. Mereka andalan kami saat terjadi bencana," imbuhnya.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan potensi bencana. Sebab, sampai saat ini curah hujan diprediksi relatif masih cukup tinggi.
"Kadang disertai angin kencang. Kondisi ini berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, angin puting beliung, banjir, maupun pohon tumbang," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: 2.779 Bencana Terjadi pada Januari-11 Desember 2020
Terdapat sebanyak 469 ruang kelas dilaporkan rusak berat. Ruang kelas yang rusak itu tersebar di 125 sekolah.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Pembagian jatah air ini sangat penting karena dipastikan saat kemarau volumenya berkurang
Ada berbagai faktor penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di masyarakat.
Pada bulan ini program PTSL di Kabupaten Cianjur bisa dituntaskan.
Saat ini pencetakan SPPT sudah mencakup 28 kecamatan. Dari jumlah tersebut, SPPT yang sudah terdistribusikan mencakup 21 kecamatan.
Tim Desk Pemberantasan Narkoba juga diminta bisa bekerja sama dengan pesantren dalam menyediakan tempat rehabilitasi pengguna narkoba.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini risiko kekeringan yang berpotensi melanda enam kabupaten di Jawa Tengah di musim kemarau tahun ini.
GEMPA bumi kembali mengguncang kawasan Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Minggu, (4/8) dini hari pukul 04.00 WIB.
PRESIDEN Joko Widodo mencermati penggunaan produk dalam negeri di tingkat kabupaten/kota pada saat ini masih sekitar 41%. Karenanya, perlu ditingkatkan.
Setelah sosialisasi ini, diharapkan masyarakat memahami alih media atau pergantian blanko dari sertifikat analog ke elektronik.
Pada pelaksanaan Musrenbang tahun ini, Kabupaten Sukabumi mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten dengan inovasi pembangunan terbaik tahun 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved