Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pemasaran Pariwisata Regional 1 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Vinsensius Jemadu mengapresiasi langkah pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terus mendorong pengembangan pariwisata di daerah itu.
Namun, dia mengingatkan pelaku pariwisata tetap disiplin menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun) untuk mencegah dan memutus rantai penuaran korona.
"Keinginan Presiden untuk lebih fokus pada pariwisata domestik dengan tujuan utama perekonomian lokal harus tetap tumbuh dan juga dalam masa pandemi covid-19 ini tetap disiplin melaksanakan 3M," kata Jemadu di Kupang, Rabu (21/10).
Baca juga: Warga Berkerumun Rebutan Nomor Antrean BLT UMKM
Menurutnya, selama pandemi covid-19, seluruh hotel di NTT beroperasi seperti biasa, kendati sejumlah hotel sempat merumahkan sebagian karyawan. Saat ini, karyawan yang dirumahkan sudah kembali bekerja.
"Ini tentu suatu hal yang luar biasa dan juga tetap mendorong pertumbuhan ekonomi dengan baik dalam situasi saat ini," tambahnya.
Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengatakan selain mempromosikan pariwisata, NTT juga sedang gencar mempromosikan produk pangan lokal terutama kopi dan sarung tenun.
Menurutnya, pemerintah kabupaten dan kota terus didorong menggelar event pariwisata setiap untuk mempromosikan destinasi wisata dan juga produk lokal daerahnya masing-masing.
"Kami mewajibkan setiap aparatur sipil negara mengenakan sarung adat setiap Selasa dan Jumat sebagai bentuk kecintaan pada warisan nenek moyang dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat," kata Nae Soi.
Sementara itu, dalam Focus Grup Discussion (FGD) bertajuk Strategi Reaktivasi Pariwisata Nusantara yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kupang, Selasa (20/10), Nae Soi mengatakan visi pembangunan 'NTT bangkit NTT Sejahtera', penggerak utamanya sektor pariwisata sebagai sektor unggulan yang menggerakan sektor lainnya. Untuk itu, produk pangan lokal NTT harus terus dipromosikan.
"FGD ini untuk mencari apa saja yang kita rumuskan sesuai dengan tiga dimensi terdiri dari dimensi ideal yakni harus memenuhi kriteria internasional dan nasional, dimensi realita yakni harus melihat realistis kondisi NTT, dan dimensi fleksibilitas yakni perpaduan antara dimensi ideal dan dimensi realitas," ungkapnya. (OL-1)
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved