Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sedangan mempersiapkan rencana pembelajaran tatap muka di tengah pandemi covid-19. Butuh berbagai tahapan sebelum rencana itu direalisasikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, M Solihin, mengatakan saat ini sedang fokus memenuhi daftar periksa sebagai bagian persiapan pembelajaran tatap muka. Namun Disdik Kabupaten Sukabumi masih menunggu hasil pemeriksaan atau verifikasi terakhir dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi.
"Kami juga melaksanakan simulasi sebelum nanti masuk pada tahap pembelajaran tatap muka. Ada beberapa sekolah yang melaksanakan simulasi. Sekarang sudah masuk tahap verifikasi," kata Solihin, Kamis (8/10).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasid, menjelaskan sebelum pembelajaran tatap muka dilaksanakan sejatinya harus disimulasikan terlebih dulu. Proses simulasinya berjalan selama 14 hari atau selama masa inkubasi. "Kita ambil sampel simulasi ini di sekolah-sekolah yang berada di zona hijau sebagai langkah awal," kata Harun.
Pelaksanaan uji coba atau simulasi itu secara teknis akan diawasi. Pengawasanya terdiri dari petugas kesehatan di tingkat desa, bidan desa, perawat, maupun dari pemerintahan desa setempat.
"Dalam simulasi ini, yang harus dipikirkan tidak menimbulkan efek dan risiko terhadap penularan. Tapi harus memberikan satu pembelajaran untuk menentukan langkah-langkah strategis saat dilaksanakan pembelajaran tatap muka," jelas Harun.
Di Kabupaten Sukabumi, kata Harun, dari 47 kecamatan, terdapat 13 kecamatan yang masuk zona hijau. Zona oranye sebanyak 9 kecamatan dan zona kuning sebanyak 25 kecamatan.
Pejabat Sementara Bupati Sukabumi, Raden Gani Muhammad, mengatakan pada prinsipnya, sesuai regulasi kegiatan belajar mengajar tatap muka dapat dilaksanakan di zona hijau atau kuning. Namun, kata Gani, saat ini ada sedikit peningkatan jumlah terkonfirmasi positif, sehingga perlu kehati-hatian.
"Saya sudah perintahkan kepada jajaran perangkat daerah bagaimana bisa melandaikan dulu covid ini supaya di zona kuning sampai ke hijau bisa bertahan. Sebab, ini keputusan yang berisiko karena menyangkut keselamatan dan keamanan jiwa anak-anak sekolah. Jangan sampai ada klaster baru," terang Raden. (R-1)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Hasil asesmen di lapangan, panjang rekahan tanah sekitar 8 meter dengan kedalaman 50 sentimeter.
Di Kampung Cibolang RT 03/06 Desa/Kecamatan Curugkembar, dampak cuaca ekstrem mengakibatkan sebuah jembatan tergerus longsor.
Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Pelita dan Tipar Gede, harga komoditas yang cenderung masih stabil antara lain beras.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Sukabumi meminta bantuan Pemprov Jabar memperbaiki ruas Jalan Merbabu di Kecamatan Gunungpuyuh.
Penerapan WFH merupakan bagian dari efisiensi. Terutama upaya menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved