Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian RI meminta penyuluh terus mendorong petani memakai pupuk organik, untuk ketahanan lingkungan dan produk berkualitas. Nilai jual dan kesehatan produksi pertanian juga akan tinggi untuk menembus pasar ekspor ke mancanegara.
Seruan tersebut dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian - Kementerian Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi pada video conference (Vcon) bertajuk 'Ngobrol Asyik Penyuluhan (Ngobras) Vol. 8' di Agriculture Operation Room (AOR) di Jakarta, Selasa (7/10).
"Pupuk, salah satu sarana produksi yang penting untuk pertanian. Pemerintah selalu alokasi anggaran besar dengan kebijakan pupuk bersubsidi bagi petani agar mendapat pupuk berkualitas," kata Dedi menjawab pertanyaan dari BPP KostraTani Cepu di Kabupaten Blora tentang perlukah kajian dalam pemberian dosis pupuk, karena kebutuhan petani makin meningkat.
Dedi Nursyamsi mengingatkan rekomendasi dosis pupuk melalui kajian Badan Litbang Pertanian dan petani didampingi mengajukan daftar kebutuhan pupuk secara online melalui e-RDKK.
"Dosis pupuk turun sesuai kondisi lapangan, terutama unsur hara dari hasil kajian Litbang Kementan. Baiknya, maksimalkan pupuk organik," katanya kepada lebih 300 petani dan penyuluh BPP KostraTani sebagai partisipan live Ngobras Vol. 8, dan lebih 5.000 BPP KostraTani hadir virtual melalui via live streaming media sosial BPPSDMP.
Ajakan Dedi Nursyamsi sejalan dengan DPR RI, yang dikemukakan Wakil Ketua Komisi IV DPR, Dedi Mulyadi kepada Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo agar Kementan mendorong penggunaan pupuk organik.
"Dalam jangka panjang, Kementan mengajak petani jangan bergantung pada pupuk kimia. Harus didorong sinergi dengan peternakan, perikanan dan lingkungan hidup agar petani Indonesia bisa mandiri memakai pupuk, dengan biasakan pakai pupuk organik," kata Dedi Mulyadi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementan secara virtual, Senin (5/10).
Mentan Syahrul kerap mengingatkan kepada petani agar tidak terlalu bergantung pada pupuk buatan karena berpeluang mengikis biaya operasional bercocok tanam.
"Jangan terlalu bergantung dengan pupuk anorganik. Pupuk organik lebih bagus. Petani harus belajar dan membiasakan tidak bergantung pada subsidi pupuk, walau pemerintah selalu menyediakan anggaran besar pupuk subsidi untuk petani," kata Dedi Nursyamsi didampingi Kapusluh Leli Nuryati,
Sebagaimana diketahui, BPPSDMP bersama Program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP) menggelar Sekolah Lapang (SL) penggunaan pupuk berimbang yang digelar simultan oleh IPDMIP pada 74 kabupaten di 16 provinsi yang menjadi target Program Integrasi Partisipasi Pertanian dan Manajemen Irigasi (IPDMIP).
Sebelumnya diberitakan, SL IPDMIP di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara menyasar petani dari kelompok tani (Poktan) Sejati Nagori di Desa Jawa Tongah II, Kecamatan Hatonduhan. Peserta SL dibimbing menggunakan Perangkat Uji Pupuk (PUP) dan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS).
"Peserta SL IPDMIP dibimbing menggunakan PUP dan PUTS kemudian praktik lapangan untuk mengetahui kadar fisika dan kimiawi tanah," menurut keterangan tertulis Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan BPPSDMP).
Kadar fisika dan kimiawi tanah dimaksud antara lain N (natrium), P (liat tanah), K (kalium) dan pH (derajat keasaman) untuk diketahui petani dari Poktan Sejati Nagori di Simalungun sebagai rekomendasi penggunaan pupuk di wilayah usaha tani mereka. Direkomendasikan, pupuk NPK 300 kg, 50 kg SP36 dan KCL 50 kg tiap hektar.
Dedi Nursyamsi kembali mengingatkan tentang fungsi BPP KostraTani sebagai pusat data dan informasi, gerakan pembangunan pertanian, pembelajaran, konsultasi agribisnis, dan pengembangan jejaring dan kemitraan.
"Kostratani adalah menu lengkap pertanian. Hulu ke hilir. Apalagi di tengah pandemi Covid-19. Peran KostraTani lebih vital. Penyuluh tetap dan akan selalu menjadi ujung tombak pendampingan petani," kata Dedi Nursyamsi pada koordinasi virtual yang dipandu Kasubbid IM Penyuluhan, Septalina Pradini selaku anchor Ngobras Penyuluhan. (OL-13)
Baca Juga: PT KAI Daop 1 Jakarta Jalankan 19 Rute Jarak Jauh Lagi
Pemerintah terus berupaya meningkatkan populasi dan produktivitas sapi dan kerbau, antara lain melalui penerapan teknologi inseminasi buatan.
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
PEMERINTAH melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan membuka diri bagi masyarakat apabila menemukan anomali harga pangan pokok di pasaran.
Kabar gembira! Kementan pastikan stok & harga telur ayam terkendali jelang idul fitri 2026. Intip langkah strategis pemerintah lindungi konsumen di sini.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Berdasarkan data proyeksi neraca pangan nasional, komoditas cabai rawit diproyeksikan mengalami surplus sebesar 54 ribu ton pada Februari 2026.
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved