Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memanfaatkan lahan eks tambang di Babel untuk budi daya jambu mete dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
Pernyataan tersebut ditegaskan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman di Desa Kerakas, Kecamatan Sungai Selan, Bangka Tengah, Babel, Senin (28/9).
Dalam arahannya, Gubernur Erzaldi mengatakan jambu mete ini merupakan peluang usaha yang sangat menjanjikan bagi petani, selain harganya cukup bagus, saat ini sudah ada investor yang membelinya.
Untuk pemprov mengajak masyarakat memanfaatkan potensi ini. Menurut Erzaldii budi daya jambu mete dalam waktu 2,5 tahun sudah dapat dipanen dan tidak memerlukan perawatan khusus, sehingga mudah dibudi daya.
"Jambu mete ini diambil bijinya. Untuk kacang mete, harganya bagus, ada pembelinya, 2,5 tahun sudah panen. Jambu ini ditanam di lahan ekstambang, di Desa Kerakas banyak lahan ini," ungkap Gubernur Babel.
Untuk mendorong petani dalam menekuni usaha pertanian, pemprov akan membangun jalan pertanian di desa.
Selain menjelaskan tentang budi daya jambu mete, di kesempatan yang sama Gubernur Erzaldi juga menjelaskan tentang persawahan di Desa Kerakas.
Menurut Erzladi, masyarakat juga harus menggarap sawah yang ada di desa ini, karena selain untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri, juga untuk dijual sehingga nilai tambah masyarakat lebih bagus.
"Kita harus banyak macam komoditi yang kita lakukan, karena dapat menutupi komoditi yang rendah harganya," ujarnya.
Di Bangka Selatan sudah terdapat tempat penggilingan pagi dengan kapasitas besar guna mendukung program persawahan.
Oleh sebab itu, Gubernur Erzaldi Rosman meminta kepada petani agar dapat mengelola persawahan yang ada dengan baik, demi kesejahteraan masyarakat. Program budi daya jambu mete di Babel ini telah ditanam pada lahan ekstambang seluas 178 hektare yang tersebar di Babel.
Gubernur Erzaldi mengarahkan kepada petani agar serius menggarap lahan yang ada, pemprov akan memberikan bibit yang baik serta pupuk supaya hasil pertanian maksimal.
Camat Sungai Selan Suhimin menilai, arahan Gubernur Erzaldi sangat penting bagi para petani karena, dapat menyemangati petani untuk menekuni usaha pertanian di Desa Kerakas.
Selain itu, Gubernur Erzaldi juga memberikan bibit sayuran kepada pertanian secara simbolis dilanjutkan dengan meninjau lokasi jambu mete di Desa Kerakas. (OL-09)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Upaya meningkatkan profitabilitas mendorong holding perkebunan pelat merah mempercepat pembenahan tata kelola dan optimalisasi aset.
Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat upaya swasembada gula nasional melalui penguatan pengembangan tebu rakyat.
Peran BPDP tidak hanya terbatas pada pengelolaan dana, tetapi juga mencakup investasi pada pembangunan pengetahuan masyarakat.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Pada 2025 (angka sementara) produksi kakao berada di kisaran 616 ribu ton, dan pada 2026 diproyeksikan naik menjadi 635 ribu ton dengan luas areal mencapai 1,38 juta hektare.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan mengakui masih kurangnya pengawasan terhadap aktivitas industri ekstraktif pertambangan dan perkebunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved