Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM relawan Edi-Weng melaporkan Plasidus Aziz de Ornai yang diduga menyebarkan berita bohong di media sosial terkait paslon bupati dan wakil bupati Manggarai Barat, Editarsius Endi-Julius Weng ke Polres Manggarai Barat, Minggu (27/9).
Ketua Relawan Edi-Weng, Hironimus Enorman mengatakan Plasidus telah menyebarkan berita bohong di media sosial Facebook bahwa Edi Endi pernah terliat kasus judi dan dijatuhi hukuan dengan putusan tetap pengadilan. Sehingga KPU tidak meloloskan pasangan Edi-Weng. Ia juga kerap memprovokasi pasangan tersebut di Facebook.
"Nyatanya paket Edi-Weng lolos usai diumumkam oleh KPU Manggarai Barat, berdasarkan pleno kelima anggota Komisioner," terang Hornimus saat ditemui di Polres Manggarai Barat, Minggu (27/9).
Berita palsu ini juga banyak dikutip oleh sejumlah media online tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak yang dituduhkan. Ferdinandus Supardi yang turut melaporkan ulah Azis de'Ornai menegaskan jika hal ini di biarkan, dapat berujung pada hal hal yang tidak diinginkan bersama. Mereka melaporkan kasus tersebut sebagai bentuk pencemaran nama baik. Tim hukum paslon Edi-Weng, Hajenang menyatakan siap mendampingi proses hukum kasus pencemaran nama baik Edi-Weng.
baca juga: Tingkat Kerawanan Sosial Politik Pilkada 2020 di Cianjur Tinggi
Sementara itu di tempat terpisah Plasidus Aziz de Ornai saat dikonfirmasi mengaku belum tahu kalau ia dilaporkan ke polisi oleh relawan Edi-Weng.
"Kalau itu benar pak wartawan tolong informasikan ke saya tentang nomor surat laporannya, agar saya tahu apa saja yang dilaporkan. Motifnya apa saja dilaporkan," ujar Aziz yang selama ini berprofesi sebagai advokat.
Ia pun akan mengambil sikap sesuai aturan hukum bila ia benar-benar dilaporkan ke polisi oleh tim relawan Edi-Weng. (OL-3)
Polres Metro Depok memastikan video viral penampakan pocong di Pasir Putih, Sawangan, adalah hoaks. Warga diminta bijak bermedia sosial.
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna dilaporkan ke Polda Bali oleh PENA NTT terkait dugaan penyebaran informasi hoaks.
Bulog bantah berita hoaks tentang jabatan Direktur Utama Perum Bulog menjadi Kabais TNI.
Mulan Jameela buka suara soal hoaks yang menyinggung profesi guru. Ia menegaskan tidak pernah membuat pernyataan tersebut dan mengajak publik lebih bijak menyaring informasi.
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
Psikolog Sani B. Hermawan mendukung PP Tunas (PP No 17 Tahun 2025) sebagai langkah darurat melindungi anak di bawah 16 tahun dari kejahatan digital.
PAPDI mengungkapkan misinformasi di media sosial menyebabkan cakupan vaksinasi campak 2025 turun drastis, menjauh dari target WHO 95%.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Selain AI, gim daring populer seperti Roblox dan Minecraft juga dinilai menghadirkan risiko karena anak-anak sering kali sulit membedakan antara dunia gim dan realitas.
Dibandingkan menerapkan pelarangan akses secara total, YouTube memilih pendekatan fitur perlindungan yang terintegrasi dan berbasis usia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved