Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mencatat sebanyak 11 ribu pelaku usaha mikro kecil menegah (UMKM) sudah terdaftar untuk mendapatkan bantuan modal, sebesar Rp 2,4 juta dari pemerintah pusat di masa pandemi korona (Covid-19).
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan, Nanin Oktaviantie mengatakan, sebanyak 11 ribu pendaftar tersebut belum termasuk dari perbankan, yang mana perbankan juga ikut mendaftarkan, untuk membantu UMKM mendapat bantuan modal kerja di masa pandemi Korona (Covid-19).
Dari kabupaten Banyuwangi yang lewat dinas sendiri kurang lebih ada 11 ribu pendaftar, perbankkan seperti BNI ada 57 ribu pendaftar, BRI tidak sampai 5 ribu, dan juga ada kelompok-kelompok lain yang bisa mengusulkan ke kementrian koprasi,’’ kata Nanin kepada mediaindonesia,com saat di temui di Kantornya, Kamis (24/9).
Kemudian Nanin menjelaskan, menurut data dari Badan Pusat Stastik (BPS) Banyuwangi, di wilayah kerjanya terdapat sekitar 296 ribu pelaku usaha mikro, yang mana, dari jumlah tersebut terdapat sekitar 17 ribu yang berpotensial menjadi usaha mikro binaan.
‘’Kalau jumlah usaha mikro di Banyuwangi menurut data BPS keseluruhan kurang lebih ada 296 ribu, yang potensial kita bina ada 17 ribu UMKM. Nah kenapa dari jumlah 296 ribu hanya sedikit yang mengajukan, karena di situ ada kriteria yang membatasi pelaku usaha mikro mengajukan bantuan,’’ ujarnya.
Baca juga : Kekeringan Mulai Melanda Klaten, Desa-desa Alami Krisis Air Bersih
Dikatakan Nanin, dana keredit uang rakyat (KUR) sepertinya banyak digelontorkan untuk UMKM, apalagi di dalam persyaratan adminitrasi, tabungan pemilik usaha tidak lebih dari Rp 2 juta.
Sehingga hal itu membuat usaha mikro di Banyuwangi tidak bisa menerima bantuan modal usaha, karena terkendala adminitrasi yang belum lengkap.
‘’Dan sepertinya itu memang bertolak belakang dengan jumlah penyaluran KUR di Banyuwangi. Apalagi dari informasi dinas Koprasi dan UKM Propinsi Jawa Timur, jatah Banyuwangi itu sangat banyak, kurang lebih ada 147 ribu, dan yang mengajukan tidak lebih 147 ribu,’’ Ucapnya.
Dinas Koprasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi sendiri, selama ini lanjut dia sudah melakukan upaya yang serius untuk memacu sektor UMKM.
Yakni, dengan melakukan pelatihan dan pendampingan, untuk menumbuhkan semangat berwirausaha. Sehingga, dengan demikian sektor usaha mikro di Banyuwangi akan terus tumbuh dan berkembang.
‘’Setahun kita bisa mengadakan 200 sampai 500 pelatihan, anggap saja ada 25 sampai 30 orang ikut setiap pelatihan. Dari situ ada yang terbentuk bisa dikatakan 5 sampai 10 orang. Dengan demikian setiap tahun ada 1000 penambahan UMKM di Banyuwangi,’’ pungkasnya. (OL-2).
Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang kini menghadapi berbagai tantangan baru.
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
TRANSFORMASI digital UMKM kian bergerak ke arah model “website-first”.
Kesenjangan pendanaan UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.400 triliun. Amartha hadirkan solusi pembiayaan inklusif untuk tingkatkan pendapatan pelaku usaha.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Warga suku Osing membawa wadah berisi makanan tradisional pecel ayam menuju sumber mata air Mangarang saat ritual adat Ithuk-ithukan di Kampung Anyar, Rejopuro, Banyuwangi.
Program yang dijalankan melalui inisiatif BNI Berbagi ini dilakukan dengan pendekatan kolaboratif bersama masyarakat lokal, kelompok pengawas pesisir, serta pemerintah daerah.
Proses pendaftaran yang sebelumnya bersifat manual dan kurang transparan berubah menjadi sistem digital yang otomatis dan bisa dilacak.
Sejumlah nelayan mencari kerang hijau di Pantai Satelit, Banyuwangi, Jawa Timur.
Lomba keterampilan disabilitas menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan potensi dan bakat.
Pertunjukan tari dan sepak bola api adalah tradisi warga Papring untuk menyambut bulan purnama sekaligus melestarikan budaya daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved