Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pertanian dan Pertenakan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner menegaskan kepada masyarakat kususnya mereka yang berjualan hewan kurban di pinggir jalan harus mematuhi protokol covid-19.
"Yang pertama pada prinsipnya kita menekankan dulu protokol Covid-19. Kalau ingin berjualan di pinggir jalan, ya harus sesuai dengan protokol covid-19," ujar Nanang Sugiharto kepada mediaindonesia.com, Senin (13/7).
Protokol kesehatan yang dimaksud adalah penjual harus memakai alat pelindung diri (APD) lengkap seperti menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan dan jaga jarak.
"Minimal mereka memakai masker, sediakan tempat cuci tangan. Dan yang lebih penting pembatasan volume ternak yang dipamerkan jangan terlalu banyak biar tidak ada orang berkumpul," tambah Nanang.
Saaat ini masyarakat sudah pandai membeli hewan kurban, pemasaran hewan kurban dilakukan secara online. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke lokasi. Selain itu, dampak dari pandemi Covid-19, hari raya Idul Adha tahun 2020 ini permintaan hewan kurban diprediksi akan menurun, sehingga dibandingkan dengan tahun 2019 tahun ini akan sedikit berkurang.
"Tahun ini prediksi kita akan menurun. Seharusnya, bulan ini sudah banyak yang berjulan hewan kurban di pinggir jalan. Namun seperti yang kita lihat masih belum terlihat," ujarnya.
Sementara itu, dalam pemeriksaan kesehatan hewan kurban pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lapangan, baik sebelum hewan kurban potong maupun sesudah di potong.
baca juga: Warga Banjarbaru Tidak Pakai Masker Kena Denda
"Untuk pemerikasaan hewan kurban ante mortem dan post mortem, atau sebelum dipotong dan sesudah dipotong. Kita biasanya meminta bantuan dari teman-teman fakultas kedokteran Unair, dan perhimpunan dokter hewan," terang Nanang.
Dinas Pertanian dan Pertenakan Banyuwangi juga akan memberikan sertifikasi kelayakan untuk hewan kurban, benar-benar layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Dan setelah disembelih, petugas kesehatan hewan akan mengecek kondisi daging kurban apakah layak edar atau tidak. (OL-3)
Warga suku Osing membawa wadah berisi makanan tradisional pecel ayam menuju sumber mata air Mangarang saat ritual adat Ithuk-ithukan di Kampung Anyar, Rejopuro, Banyuwangi.
Program yang dijalankan melalui inisiatif BNI Berbagi ini dilakukan dengan pendekatan kolaboratif bersama masyarakat lokal, kelompok pengawas pesisir, serta pemerintah daerah.
Proses pendaftaran yang sebelumnya bersifat manual dan kurang transparan berubah menjadi sistem digital yang otomatis dan bisa dilacak.
Sejumlah nelayan mencari kerang hijau di Pantai Satelit, Banyuwangi, Jawa Timur.
Lomba keterampilan disabilitas menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan potensi dan bakat.
Pertunjukan tari dan sepak bola api adalah tradisi warga Papring untuk menyambut bulan purnama sekaligus melestarikan budaya daerah.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Rijalul mengungkapkan program Flash Sale Qurban ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dalam berkurban.
UNTUK menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, sehat dan sesuai syariat menjelang Hari Raya Iduladha 2026.
Simak tips perencanaan keuangan kurban Idul Adha 2026 dari Dompet Dhuafa. Tersedia pilihan harga fleksibel untuk distribusi dalam dan luar negeri.
Dibandingkan tahun lalu, penjualan justru mengalami sedikit penurunan akibat dampak penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sempat menyerang ternak.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid meninjau Balai Ternak Lombok Tengah. Stok sapi Bali dipastikan siap memenuhi kebutuhan Iduladha 2026 dan memberdayakan mustahik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved