Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Tasikmalaya tidak menemukan penambahan kasus positif hingga H+3 Lebaran atau Selasa (26/5). Kasus pasien positif masih tercatat 47 orang, dan jumlah itu masih sama dengan kondisi sebelum Idul Fitri.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan pihaknya sudah memprediksi fase puncak pandemi Covid-19 di Kota Tasikmalaya terjadi sejak sepekan lalu sebelum Lebaran. Pada saat itu terjadi lonjakan cukup signifikan, dengan ditemukan 10 kasus baru.
"Kita sudah sampaikan, seminggu sebelum hari raya 1441 hijriah akan memasuki fase puncak di Kota Tasikmalaya. Karena, banyak pemudik datang ke daerah, salah satunya Kota Tasikmalaya dan kini melihat grafik cenderung melandai," kata Uus, Selasa (26/5).
Uus mengatakan, angka tersebut harus bisa dipertahankan lagi terutamanya terus mengimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan covid-19. Karena itu jika menyepelekan, penambahan kasus baru masih berpotensi terjadi.
"Saat ini masih dalam suasana lebaran tetapi kebiasaan halal bihalal dengan cara bersalam-salaman sangat mungkin menjadi faktor yang menambah kasus positif Covid-19. Meskipun, kebiasaan itu sudah berjalan puluhan tahun sudah menjadi tradisi, tidak mudah untuk mengubah tradisi tersebut. Kami berharap agar masyarakat dapat berdisiplin untuk memutus mata rantai Covid-19," ujarnya.
baca juga: Polda Kalteng Gelar Rapid Test Massal di Pasar Kahayan
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengungkapkan, pihalnya meminta warganya untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tasikmalaya yang akan selesai pada 29 Mei 2020.
"PSBB Kota Tasikmalaya akan berakhir 29 Mei dan tidak dilanjutkan, tapi protokol kesehatan harus tetap dilakukannya sampai vaksin itu ditemukan. Jadi kesadaran kolektif menjadi penting bagi kita semua. Saya meminta warga untuk tetap memahami anjuran pemerintah demi kebaikan bersama agar pandemi Covid-19 dapat cepat teratasi," paparnya. (OL-3)
Mengulas kembali Tragedi Trowek 1995, kecelakaan kereta api maut di Tasikmalaya akibat rem blong yang menjadi pelajaran berharga bagi keselamatan transportasi Indonesia.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Lima pekerja bangunan di Salopa, Tasikmalaya, tersambar petir saat istirahat. Empat orang luka ringan, satu pekerja jalani perawatan intensif akibat luka bakar.
Seorang bocah di Tasikmalaya meninggal dunia setelah 25 hari dirawat akibat gigitan ular weling saat tidur. Simak kronologi lengkapnya di sini.
Sebanyak 445 jemaah haji Kloter 04 KJT asal Kota Tasikmalaya diberangkatkan Kamis (23/4) pagi setelah mengalami perubahan jadwal keberangkatan.
Iyan Yuliantini, pensiunan guru SLB di Tasikmalaya, merintis UMKM telur asin dengan melibatkan alumni SLB untuk mewujudkan kemandirian ekonomi disabilitas.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved