Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DPW Partai NasDem Nusa Tenggara Timur (NTT) minta pemerintah provinsi (Pemprov) menyiapkan skenario terburuk menghadapi pemulangan sekitar 5.000 pekerja migran ke daerah itu.
"Misalnya banyak yang terpapar korona dan juga penanganan perempuan hamil dan anak-anak," kata Sekretaris DPW Partai NasDem NTT Alexander Ofong di Kupang, Senin (18/5) sore.
Sesuai skenario yang disiapkan, para pekerja migran akan menjalani karantina terpusat di sejumlah gedung di kota tujuan antara lain Kupang, Labuan Bajo di Manggarai Barat, dan Wetabula di Sumba Barat Daya. Karantina berlangsung selama 14 hari sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke daerah asalnya masing-masing.
Namun, bagi NasDem, sebaiknya pemerintah langsung berkoordinasi dengan kabupaten dan kota asal pekerja migran sehingga setelah tiba di pelabuhan atau bandara, langsung dijemput untuk menjalani karantina di ibu kota kabupaten.
"Supaya penanangan lebih memadai karena jumlah mereka sudah berkurang," ujarnya.
Baca juga :Pekerja Migran Mulai Berdatangan di Bandara A Yani Semarang
Menurut Ofong, sejumlah yang disiapakan untuk karantina harus memiliki fasilitas yang memadai guna mengantisipasi timbulnya persoalan baru di lokasi tersebut. Fasilitas itu juga dipastikan aman dan steril.
"Hotel atau fasilitas umum yang saat ini tidak dimanfaatkan bisa dijadikan tempat karantina," tambahnya.
Pemerintah juga harus mlemastikan kesiapan tenaga dan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi adanya pekerja migran yg terpapar covid-19 segera diambil langkah-langkah penanganan secara tepat.
Untuk pekerja migran, diingatkan mematuhi semua instruksi dan imbauan pemerintah terkait kepulangan mereka.
"Percayakan penanganan kepada pemerintah, sambil tetap mematuhi protokol covid-19 ketika berinteraksi mulai dari negara tempat kerja sampai ke kampung masing-masing," pungkasnya. OL-2)
Pemprov Sulsel merespons cepat penyanderaan dua warganya oleh perompak Somalia di Kapal Honour 25. Gubernur Andi Sudirman koordinasi dengan Kemlu dan P2MI.
Melalui program Bestari, tiga pemuda asal Kota Sukabumi resmi bekerja di Kuwait sebagai service crew. Simak dukungan penuh Wali Kota Ayep Zaki.
Komnas Perempuan menyambut kepulangan Asih, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sebelumnya menghadapi ancaman hukuman mati di Malaysia
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Abri Danar Prabawa mengatakan saat ini baru 3,1 persen lulusan perguruan tinggi yang mengisi pasar kerja global.
Sebanyak 200 calon PMI sektor manufaktur diberangkatkan ke Jepang sebagai upaya pemerintah mendorong tenaga kerja Indonesia berdaya saing global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved