Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng) meninggal pada Selasa (31/3) pagi. Dengan demikian, di Banyumas sudah ada dua kasus kematian akibat Covid-19. Saat sekarang, masih ada tiga pasien positif Covid-19, kondisinya kesehatannya cukup baik. Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa di Banyumas ada 5 kasus Covid-19, dua di antaranya meninggal dunia.
"Masih ada tiga kasus lagi dan tengah menjalani perawatan. Kondisinya sehat. Selain itu, ada 41 kasus pasien dalam pengawasan (PDP). Selain itu, ada 5 pasien dinyatakan negatif kepas dari status PDP," kata Achmad Husein, Selasa (31/3).
baca juga: Hadapi Covid-19, Pemkab Musi Banyuasin Susun Ulang APBD 2020
Dijelaskan oleh Bupati, satu orang yang sebelumnya PDP dinyatakan positif Covid-19, yakni warga dari Desa Batuanten, Kecamatan Cilongok.
"Untuk orang dalam pemantauan (ODP) mengalami kenaikan 9,5% menjadi 1.215. Mereka umumnya adalah perantau yang mudik ke daerah," ujarnya. (OL-3)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved