Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK virus korona memberikan pukulan telak bagi dunia usaha di Jawa Tengah. Terutama di sektor pariwisata, banyak hotel dan restauran yang sepi pengunjung. Sementara pengeluaran untuk operasional tidak mencukupi. Setelah Pemprov Jawa Tengah menutup 55 obyek wisata di 14 kabupaten/kota dan terjadi darurat korona, hotel dan restauran di berbagai daerah terutama di sekitar pantura mengalami kegetiran.
"Saat ini merupakan kondisi sangat berat. Dampak korona ini, dampak korona ini tingkat hunian hunian hotel hanya rata-rata 5% meski masih ada yang mencapai 20%," kata Ketua Badan Pimpian Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel Restauran Indonesia (PHRI) Jepara, R Sigit Nugroho, Kamis (26/3).
"Jumlah tamu yang terus menurun berdampak pada pendapatan. Sementara para pengusaha hotel dan restauran harus membayar pajak, listrik, perawatan hotel dan karyawan," tambahnya.
Wakil Ketua Persatuan Hotel dan Restauean Indonesia (PHRI) Jawa Tengah, Bambang Mintosih mengatakan hal serupa. Pendapatan hotel sejak merebaknya kasus covid-19 ini mengalami penurunan cukup drastis. Sebelumnya pemasukan hotel rata-rata Rp2 miliar per bulan menjado Rp500 juta per bulan karena sepinya tamu.
Dari pendapatan hanya Rp500 juta tersebut, lanjut Bambang, pengusaha hotel harus menanggung tagihan listrik per bulan sebesar Rp240 juta dan beban pajak sekitar Rp200 juta. Sehingga untuk biaya operasional dan gaji karyawan tidak menutupi.
Bambang Mintosih menambahkan pihak hotel berupaya membantu mengatasi persoalan korona agar segera mereda seperti penyemprotan disinfektan dan membeli hand sanitizer serta scanning suhu tubuh tamu untuk menjaga kesehatan tamu. PHRI sudah melayangkan surat kepada Gubernur Jawa Tengah, agar diberi keringanan dalam membayar listrik dan pajak bagi industri hotel di Jawa Tengah.
baca juga: Tiga Lansia di Cianjur Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni
Sebelumnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan dampak korona yang terjadi saat ini ada 55 obyek wisata dututup. Jumlah wisatawan di Jawa Tengah juga menurun drastis, yakni wisatawan lokal menurun hingga 72,49% dan wisatawan asing menurun hingga 88,46%.
"Turunnya jumlah wisatawan ini tentu akan berdampak besar bagi hotel dan restauran yang ada," kata Ganjar. (OL-3)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved