Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah meluas ke tiga kecamatan yakni Kayen, Sukolilo, dan Tambakromo. Bahkan, banjir setinggi 50 centimeter juga merendam ruas jalan Pati-Grobogan.
Pemantauan Media Indonesia, hingga Selasa (7/1) pagi, akibat guyuran hujan lebat, banjir kiriman dari Pegunungan Kendeng di Kabupaten Pati kian meluas. Ratusan rumah warga di tiga kecamatan yakni Kayen, Sukolilo, dan Tambakromo terendam banjir setinggi 40-50 centimeter.
Selain itu, hingga dini hari, banjir juga merendam ratusan hektare sawah dan bahkan ruas jalan Pati-Grobogan ikut terendam dan jalan depan RSUD Kayen, Pati tidak dapat dilintasi kendaraan baik roda dua dan empat karena ketinghuan air hampir mencapai 1 meter.
Baca juga: Kerugian Akibat Bencana Bertambah
Bencana banjir di Kabupaten Pati meluas. Sebelumnya, banjir hanya melanda Kecamatan Margoyoso akibat jebolnya tanggul Sungai Tanjungrejo yang merendam 150 rumah warga. Namun, sekitar pukul 20.00 WIB, banjir kembali melanda dan merendam tiga kecamatan tersebut.
"Kami kaget karena tiba-tiba banjir datang dan merendam desa kami. Warga tidak dapat berbuat apa-apa karena kondisi malam dan gelap," ujar Trisno, 48, warga Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo, Pati.
Pada awalnya, banjir hanya merendam sawah, lanjutnya. Namun, hanya dalam hitungan menit, banjir sudah naik dan merendam jalan perkampungan dan kemudian merendam rumah warga serta jalan umum.
Pada saat banjir mulai merendam rumah, kata Sunarti, 32, warga Kayen, sebagian warga keluar untuk memantau kondisi banjir karena khawatir terus meninggi. Sedangkan sebagian lain berupaya mengamankan perabotan rumah tangga terutama barang elektronik.
"Rumah kami terendam hingga lutut orang dewasa," imbuhnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupayen Pati Hadi Santosa mengatakan banjir melanda di kecamatan itu rata-rata mencapai ketinggian 50 centimeter.
"Titik banjir yang paling parah terjadi di pertigaan depan RSUD Kayen, karena mengakibatkan kendaraan tidak dapat melintas akibat ketinggian air yang merendam hsmpir mencapai 1 meter," katanya.
Petugas dari BPBD Pati, lanjut Hadi, langsung diterjunkan ke lokasi banjir dengan membawa berbagai peralatan evakuasi wsrga dan tenda pengungsian dan dapur umum untuk mengantisipasi banjir yang merupakan kiriman dari Pegunungan Kendeng tersebut semakin tinggi. (OL-2)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved