Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumatra Barat, Richi Amran, mengatakan, sebanyak 2.959 jiwa atau 631 kepala keluarga terdampak banjir yang melanda daerah itu, Rabu (20/11) malam.
"Rabu malam atau saat terjadi banjir ada yang mengungsi sebanyak 320 jiwa, tetapi saat ini sudah kembali normal lagi," kata dia di Padang Aro, Kamis (21/11).
Dia mengatakan untuk Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh ada empat Nagari yang terdampak yaitu Pakan Rabaa Timur 90 jiwa dari 30 kepala keluarga.
Selanjutnya Pakan Rabaa 272 jiwa dari 65 kepala keluarga, Pakan Rabaa Utara 30 KK dengan 90 jiwa.
Sedangkan di Kecamatan Sungai Pagu sebanyak 2.507 jiwa dari 506 kepala keluarga yang tersebar di tiga Nagari yang terdampak banjir.
Yang paling banyak terdampak banjir katanya, terdapat Nagari Pasar Muaralabuh dengan 450 kepala keluarga dengan 2.252 jiwa.
Selanjutnya Nagari Pasir Talang Selatan yang terdampak 55 kepala keluarga dengan 250 jiwa serta Nagari Pulakek satu kepala keluarga yang terdapat lima orang didalamnya.
Baca juga: Polisi Periksa Enam Korban Pelecehan Seksual di Tasikmalaya
Dia menyebutkan, untuk rumah warga yang terdampak banjir sebanyak 924 unit yang terendam, sekolah empat unit, dan masjid tiga unit, serta dua jembatan rusak.
"Untuk kerugian akibat banjir Rabu malam yang sudah masuk rekap kami sebesar Rp589 juta," katanya.
Berdasarkan data yang sudah ada, katanya, pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan ke BPBD Provinsi.
Untuk saat ini katanya, pemerintah daerah membantu pembersihan lokasi dan menyediakan makan siang untuk korban di Pinti kayu bagi 90 jiwa yang terdampak.
"Untuk korban di Kampung Tarandam pagi tadi kami sudah menyalurkan bantuan sarapan 1.000 bungkus," ujarnya.
Untuk bantuan tenda, katanya, saat ini belum diperlukan, karena tidak ada kerusakan rumah permanen dan semalam hanya banjir genangan di mana saat ini sudah kering dan normal kembali. (OL-1)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved