Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK dilanjutkannya pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Teleng, Kabupaten Demak, Jawa Tengah menjadi salah satu bukti adanya indikasi penjegalan kader Partai NasDem di DPRD Demak.
Hal itu diungkapkan oleh kader Partai NasDem sekaligus mantan kepala Desa Mijen, Martono. Anggota DPRD Kabupaten Demak ini menjelaskan bahwa ada usulan pembangunan kembali jembatan Sungai Talang yang menghubungkan tiga desa, supaya bisa memperpendek jarak bagi warga yang mengangkut hasil bumi. Pembangunan jembatan itu atas usulan tiga kepala desa, salah satunya adalah Martono yang masih menjadi Kades Mijen.
Usulan yang disampaikan menjelang Pileg dan Pilpres 2019 itu direspons positif oleh Dinas Pekerjaan Umum Demak, dengan diajukan anggaran Rp1 miliar. Jembatan tersebut cukup penting dan perlu dibangun lagi karena sudah tuga tahun tidak bisa dilintasi kendaraan.
"Saya kaget ketika sudah duduk di kursi dewan, pembangunan jembatan itu tidak ada dalam daftar proyek tahun ini," kata Martono, Rabu (20/11/2019).
Mengetahui tidak masuknya jembatan Sungai Teleng di daftar proyek pemkab, Martono langsung menghubungi Dinas PU mempertanyakan mengapa proyek pembangunan jembatan tidak masuk dalam daftar Musrembang. mpertnyakan.
"Saya tambah kaget karena menurut PU sudah diajukan dan dicoret oleh DPRD Demak saat saya masih berjuang untuk mendulang suara Pileg melalui NasDem," tambahnya.
Setelah kini duduk di kursi DPRD Demak, ujar Martono, maka masalah jembatan itu akan kembali diajukan. Alasannya selain vital dapat memperpendek jarak tempuh hingga beberapa kilometer, sekaligus memenuhi aspirasi warga tiga desa yakni Mijen, Werdoyo dan Mangunan Lor di Kecamatan Kebonagung, Demak.
"Sudah menjadi tugas saya sekarang untuk menyampaikan aspirasi dan berjuang untuk rakyat Demak, maka saya akan kawal. Dan ini masih memungkinkan karena bisa diajukan kembali," ungkap Martono.
baca juga: Kalsel Zona Merah Banjir dan Angin Kencang
Pengganjalan terhadap Partai NasDem agar tidak memperoleh suara dalam Pileg di Demak juga diungkapkan oleh Ketua DPD Partai NasDem Demak Budi Achmadi. Harapan mereka adalah partai tanpa mahar ini tidak memperoleh kursi di DPRD Demak pada periode 2019-2024, meskipun partai tersebut meraih enam kursi.
"Sejak awal memasuki pelaksanaan pemilu kita diganjal agar tidak memperoleh kursi di DPRD Demak. Mereka tahu caleg-caleg NasDem kritis menyampaikan aspirasi rakyat dan juga tidak bisa disuap," kata Budi
Achmadi. (OL-3)
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh, meminta seluruh kadernya untuk memperkuat dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mengusulkan kenaikan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam sistem pemilu mendatang.
Meski demikian, Kholid menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan dalam mengatur mekanisme internalnya.
Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal NasDem dan Gerindra akan melakukan penyatuan atau merger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved