Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh mulai melakukan uji sertifikasi kompetensi terhadap ratusan tenaga kerja konstruksi. Hal itu dilakukan guna mengetahui kemampuan para pekerja bangunan di kawasan pesisir Selat Malaka yang rawan gempa bumi dan pernah dihantam tsunami pada 26 Desember 2004.
Uji kompetensi sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini bertujuan untuk meningkatkan keahlian teknis. Sehingga setiap konstruksi bangunan harus bersahabat dengan gempa dan bencana alam lainnya.
Kasi Bina Kontruksi Dinas PU PR Pidie, Yusbindar, kepada Media Indonesia, Selasa (5/11/2019) mengatakan, sesuai kondisi alam Aceh yang rawan bencana gempa bumi, gelombang tsunami, tanah longsor dan banjir bandang, maka pekerja kontruksi setempat harus benar-benar benar profesional. Mereka tidak bisa asal dipekerjakan, kalau sumberdaya manusianya masih lemah.
"Ada beda geografis dan kondisi alam di Aceh dengan kawasan lain. Di sini kontruksi bangunan harus lebih kuat atau ramah bencana. Kalau tenaga kontruksi asal-asalan atau tidak berkemampuan standard, nanti bisa berakibat fatal terhadap bangunan itu sendiri. Dan mengundang korban jiwa lebih banyak lagi" kata Yusbindar yang dibenarkan Kadis PU PR Pidie, Samsul Bahri.
Ditambahkan Yusbindar, uji kompetensi itu juga diharapkan dapat mewujudkan tertib penyeleggaraan pekerjaan kontruksi yang menjamin kesetaraan kedudukan antara pengguna jasa dan penyedia jasa dalam hak serta kewajiban.
Belakangan ini kinerja tukang tradisional hanya diketahui oleh pihak yang pernah menggunakan jasa mereka. Mereka tidak terdata berapa jumlah dan sejauh mana kemampuannya. Oleh karena itu sertifikasi bagi tukang tradisional sangat diperlukan, guna nemenuhi syarat dan mutu standard.
"Ini amanat Undang Undang No 2/2017," kata Yusbindar.
baca juga: REI NTT Bangun Rumah Untuk Warga Berpenghasilan Rendah
Dari ratusan peserta uji sertifikasi, sebanyak 120 orang dinyatakan lulus uji sertifikasi tenaga konstruksi. Saat ini di Indonesia tenaga kerja konstruksi sekitar 5,7 juta. Dari jumlah itu, sekitar 10% di antaranya adalah tenaga kerja konstruksi yang memiliki keahlian. Kemudian 30% sisanya adalah tenaga terampil. Kemudian 60% adalah tenaga tidak terampil. (OL-3)
Kemenperin terus meningkatkan upaya dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global melalui program pendidikan vokasi industri
Ke depan, tantangannya bukan hanya soal ketersediaan tenaga kerja, tetapi bagaimana memastikan kualitas dan konsistensi kinerja.
Keberadaan industri tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi dan teknologi. Itu juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Shelter Indonesia umumkan transformasi melalui 'A New Shape of Shelter Indonesia'. Integrasikan SDM dan teknologi lewat platform Shelter+
Persoalan ketimpangan upah minimum antarwilayah masih menjadi PR di Indonesia.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Industri konstruksi di Indonesia mulai beralih ke sistem modular modern yang menawarkan efisiensi waktu, biaya, dan kualitas lebih terkontrol.
PT PP (Persero) Tbk, perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3,87 triliun
Kebutuhan akan solusi alat angkat yang aman, efisien, dan berstandar internasional terus meningkat seiring pertumbuhan sektor konstruksi, manufaktur, dan industri berat di berbagai negara.
Loggis teken kerja sama dengan HD Hyundai Infracore Asia untuk distribusi alat berat DEVELON, mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor tambang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar pelatihan dan uji sertifikasi kompetensi bagi 150 tenaga kerja konstruksi, meningkatkan kualitas SDM sektor konstruksi.
Proyek bernilai sekitar Rp219 miliar ini menampilkan inovasi konstruksi berupa skybridge ikonik sepanjang 22 meter yang menghubungkan Menara Wimaya II (Tower B) dengan Menara Wimaya I.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved