Pabrik Baterai CATIB di Karawang harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Ihfa Firdausya
17/4/2026 20:06
Pabrik Baterai CATIB di Karawang harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal
Groundbreaking Proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Karawang.(Antara)

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan menyatakan keberadaan industri tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi dan teknologi. Ia juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja. Hal itu disampaikan Putri saat meninjau pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik oleh PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, baru-baru ini.

Berdasarkan paparan pihak perusahaan, proyek CATIB diproyeksikan mampu menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja. Komisi XII pun secara tegas meminta agar masyarakat lokal, terutama yang berada di wilayah ring satu, menjadi prioritas utama dalam rekrutmen.

“Kami minta tenaga kerja lokal harus diutamakan, khususnya masyarakat di sekitar kawasan industri. Kehadiran perusahaan ini harus memberi manfaat langsung bagi warga,” ujar Politisi Fraksi PAN ini, dikutip dari keterangan resmi, Jumat (17/4).

Selain aspek sosial, Komisi XII juga memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan lingkungan. Mereka mengingatkan agar pengolahan limbah industri dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga proyek ini benar-benar menjadi contoh industri hijau (green industry) di Indonesia.

“Pengelolaan limbah harus sesuai aturan agar industri ini benar-benar menjadi role model green industry,” tambahnya.

Apresiasi juga disampaikan terhadap komitmen perusahaan dalam menggunakan energi terbarukan, seperti panel surya, untuk mendukung operasional pabrik sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sebagai informasi, pabrik baterai CATIB yang memiliki kapasitas produksi sebesar 6,9 GWh ini ditargetkan rampung pada kuartal III tahun 2026. Proyek yang berlokasi di Karawang tersebut menelan investasi sekitar Rp7 triliun dan akan memproduksi baterai untuk kendaraan listrik serta sistem penyimpanan energi (energy storage system).

CATIB sendiri merupakan perusahaan patungan antara MIND ID melalui PT Industri Baterai Indonesia (PT IBI) dengan konsorsium CBL. Selain menyerap ribuan tenaga kerja, proyek ini juga akan menghadirkan program transfer pengetahuan melalui pelatihan tenaga kerja ke Tiongkok.

Per Januari 2026, pembangunan infrastruktur dasar pabrik telah rampung. Saat ini, proses instalasi peralatan utama serta pembangunan fasilitas penunjang tengah berlangsung, dengan target mulai beroperasi pada kuartal III 2026.

Keberadaan proyek ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem industri baterai nasional sekaligus mempercepat transisi Indonesia menuju energi bersih dan berkelanjutan. (Ifa)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya