Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KRISIS air bersih masih terjadi di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur. Lebih dari empat desa di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka mengalami krisis air terparah selama musim kemarau ini. Daerah itu perbatasan antara Kabupaten Sikka dengan Flores Timur. Empat desa yang mengalami krisis pasokan air bersih adalah Desa Kringa, Hikong, Timutawa dan Ojan. Tokoh masyarakat Yohanes Sogen asal Desa Kringa mengatakan krisis air bersih sudah terjadi setiap musim kemarau.
"Warga harus menempuh perjalanan 3 hingga 7 kilo meter jika kampung itu berada di pedalaman menuju ke sumber mata air, melewati lembah bukit," terang Moat Yohanes melalui sambungan telepon.
Moat Yohanes mengaku kurun waktu tujuh bulan setiap tahunnya ribuan warga di Kecamatan Tibura mengalami krisis air bersih. Akibat kekeringan, banyak tanaman sayuran mati mengering. Warga tak bisa berbuat banyak lantaran suhu udara terlampau panas.
"Kami berharap musim hujan segerah tiba. Selain itu, perlu ada solusi konkrit dari pemerintah. Yang kita minta itu saja. Termasuk instalasi perpipaan dari mata air menuju ke pemukiman empat desa di perbatasan antar kabupaten ini," pintanya.
baca juga: PLN dan Pemkot Pematangsiantar Kelola Bersama Bank Sampah
Markus Lewar tokoh masyarakat Desa Ojan meminta pemerintah menurunkan tim survei untuk mengecek daerah mana saja yang selalu langganan krisis air bersih. Sehingga pemerintah bisa punya anggaran untuk proyek air bersih ke warga.
"Kalau mengharapkan dana desa tidak cukup. Ini butuh intervensi pemerintah baik pusat provinsi dan kabupaten sehingga mampu mengakomodir kebutuhan warga," ucap Markus. (OL-3)
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang mulai melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau, khususnya terkait dampaknya pada sektor pertanian.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
KEJADIAN bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka mulai berkurang.
Iwan menyebut sebagai langkah mitigasi, BPBD Kendal telah menyiapkan 100 tangki air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved