Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA Harian (Plh) Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, memastikan tidak ada kekosongan kursi kepemimpinan di Pemerintah Kabupaten Indramayu setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring Bupati Indramayu Supendi.
"Untuk kelangsungan pemerintahan kami yakin tidak ada standar karena pemerintahan ini berjalan karena sistem, karena manajeman, bukan manajer," ujar Uu di Bandung Jawa Barat, Selasa (15/10).
Lanjut Uu, pengganti sementara Supendi yaitu Taufik Hidayat harus siap memimpin roda pemerintahan di Indramayu.
"Sementara manajemen pemerintahan sudah baku, ada tupoksinya masing masing, apalagi wakil bupati Indramayu sudah dilantik beberapa hari ke belakang," katanya.
Uu juga mengimbau masyarakat Indramayu untuk tidak berekspresi berlebih-lebihan dengan adanya OTT ini. Pihaknya juga memastikan, pelayanan pemerintah untuk masyarakat tetap harus berjalan.
"Kepada masyarakat Indramayu tidak usah gusar, tidak usah ada hal yang inilah, kita berjalan seperti biasa saja. Toh pemerintahan juga akan berjalan dengan baik, bisa melayani masyarakat dengan baik," terangnya.
Baca juga: Dua Tersangka Baru Korupsi Bandara Lasondre Ditahan Kejari Sumut
Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengungkapkan bahwa sejauh ini, pihaknya sudah mengamankan delapan orang sejak malam tadi, terkait OTT di Indramayu. Lima orang di antaranya telah dibawa ke Kantor KPK pada Selasa pagi.
"Total delapan orang (yang diamankan). Unsurnya bupati, ajudan, pegawai, rekanan, dan kepala dinas, serta beberapa pejabat Dinas PU lain," kata Febri.
Febri menerangkan, OTT tersebut dilakukan karena tim KPK menduga telah terjadi praktik suap terkait proyek di Dinas PU setempat.
"Ada dugaan transaksi terkait proyek di Dinas PU," ujar Febri.
Tim juga telah menggeledah Kantor Bupati serta kantor Dinas PU Indramayu. Selain itu, KPK menyita uang yang diduga sebagai suap. (OL-1)
Akses menuju pendopo Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang juga merupakan rumah dinas bupati, masih ditutup rapat pasca-OTT KPK.
KPK menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan pada 11 April 2026. Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah yang tumbang lewat OTT KPK sepanjang 2026.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal menjalani pemeriksaan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK.
Dalam kasus ini, ada 18 orang tertangkap di Tulungagung. Dari total itu, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Uang sitaan itu diberikan ke Gatut lewat Yoga yang merupakan orang kepercayaannya. Dalam pemeriksaan, uang bakal digunakan untuk kepentingan pribadi Gatut.
Karena perjanjian itu, Gatut berani meminta uang kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan lainnya, karena adanya klausul manut perintah bupati.
EMBARKASI Haji Bekasi memastikan telah siap 100 persen menyambut kedatangan ribuan jemaah haji 2026 asal Provinsi Jawa Barat (Jabar(
MENYAMBUT bulan April dengan semangat baru, ibis Bandung Pasteur menghadirkan promo spesial bertajuk “April Deals – Wargi Jabar”, yang ditujukan khusus bagi masyarakat Jawa Barat
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM mengatakan jajarannya sudah menerapkan work from home atau WFH
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved