Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN yang melanda wilayah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan ribuan hektare lahan pertanian mengalami penurunan kualitas produksi. Penurunan produksi pada lahan pertanian tersebut terjadi pada jenis tanaman hortikultura dan tanaman perkebunan milik petani.
Selain itu, dampak kekeringan pun memicu peningkatan hama penyakit. Adapun stok pangan di tingkat petani, hingga saat ini masih mencukupi walau diprediksi tidak mampu bertahan hingga musim tanam kali berikut.
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Lembata drh Mathias Beyeng mengatakan dampak kekeringan di sektor pertanian adalah penurunan kualitas produksi pada tanaman hortikultura atau sayur-sayuran, karena diserang hama jenis ulat.
Baca juga: Daerah Konsentrasi Atasi Kekeringan
Peningkatan serangan hama tersebut terjadi pada 152 ha lahan basah di Lembata. Sedangkan untuk tanaman perkebunan hingga saat ini terpantau mengalami penurunan produksi.
"Pada bulan Desember hingga April, petani terutama lahan kering memanen hasil, sedangkan pada bulan Juli hingga Agustus para petani lahan kering tidak bekerja. Stok pangan dari hasil bertani masih cukup tetapi dipastikan tidak dapat bertahan sampai musim tanam berikutnya," ujar Mathias Beyeng kepada Media Indonesia, Jumat (23/8).
Pemda Mulai Perluas Lahan Basah
SIKLUS tahunan kekeringan yang terus terjadi di Lembata mendorong pemerintah setempat terus memperluas pertanian lahan basah. Sejauh ini, hanya ada 150 ha lahan basah yang terus berproduksi selama musim kemarau, meski mengalami penurunan kualitas.
"Saat ini, Dinas Pertanian sedang mencetak 17 ha sawah baru yakni di Desa Atanila, di Kecamatan Atadei dan di wilayah Desa Aliuroba. Kami kerjakan dengan menggunakan anggaran APBD II dengan biaya 1 ha Rp25 juta. Sehingga biaya dikeluarkan APBD II untuk 17 ha sawah baru itu senilai Rp425 juta," tutur Mathias yang biasa disapa Manto.
Selain itu, pihaknya sedang mempersiapkan lahan untuk menghadapi musim tanam berikutnya.
"Persiapan lahan baru untuk musim tanam kali berikut adalah bajak gratis 700 ha di 8 Kecamatan. Kami juga sedang mempersiapkan 70 ha lahan untuk ditanami pada musim tanam mendatang," tukasnya.(OL-5).
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Dua wisatawan asal Spanyol di evakuasi medis dari perairan Pulau Padar, karena mengalami lemas, pusing, dan muntah.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
BNI memberdayakan ratusan perempuan penganyam di Pulau Solor melalui program berkelanjutan. Fokus pada peningkatan ekonomi, kualitas produk, hingga penanganan stunting di NTT.
Lonjakan harga energi sebagai dampak utama konflik telah mendorong kenaikan biaya logistik dan produksi pangan dunia.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pangan nasional melalui kerja sama ekonomi strategis dengan Tiongkok.
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved