Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN data riset dasar kesehatan 2018, balita stunting di Indonesia berada pada angka 30,8%. Sedangkan di Kalimantan Selatan angka stunting mencapai 33,2%.
"Stunting menjadi permasalahan yang dihadapi berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Melalui Hari Keluarga Nasional (Harganas), kita berharap permasalahan stunting dapat diatasi," kata Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Kalsel, Heriansyah disela-sela kegiatan Seminar Nasional seputar pola asuh anak, Kamis (4/7) di Banjarmasin.
Data World Health Organization (WHO), menyebut stunting diperkirakan berpengaruh terhadap 21,9% dari 149 juta balita di dunia. Dan lebih dari 50% balita di Asia menderita stunting. Indonesia merupakan salah satu negara, dengan prevalensi balita stunting yang masih tinggi. Menanggapi masih tingginya angka stunting di Kalimantan Selatan, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Raudatul Jannah Sahbirin mengatakan bahwa permasalahan gizi harus diselesaikan bersama.
"Baik itu di Kalimantan Selatan maupun nasional," kata Raudatul, Kamis (4/7).
Ia meminta agar pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang gizi harus ditingkatkan.
baca juga: LRT Angkut 146 ribu Penumpang Selama Uji Publik
"Masyarakat harus memahami penyebab kekurangan gizi, termasuk pengetahuan mereka tentang jenis dan cara mengolah makanan bergizi. Lebih penting juga sosialisasi kepada masyarakat bahwa pemenuhan asupan gizi pada periode 1000 hari pertama kehidupan," ujarnya.
Pada bagian lain terkait peringatan Harganas 26 kali ini juga digelar pameran dan gelanggang dagang di halaman Sekretariat Daerah Pemprov Kalsel di Banjarbaru, diikuti perwakilan dari 34 provinsi. (OL-3)
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat prevalensi stunting di wilayah tersebut berada di kisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026.
Studi IHDC mengungkap hubungan signifikan antara stunting, anemia, dan rendahnya kemampuan working memory pada anak usia sekolah di Indonesia.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan targetkan angka stunting turun ke 7% pada 2026 melalui kolaborasi stakeholder dan penguatan peran SPPG.
IDAI ingatkan orangtua mengenai pentingnya kurva pertumbuhan untuk pantau tumbuh kembang anak secara akurat dan cegah salah diagnosis stunting.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved