Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 1.500 hektare tanaman padi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terancam kekeringan akibat kemarau. Rata-rata umur tanaman padi yang terancam kekeringan sekitar 40-50 hari. Tahun depan, Pemkab Klaten berencana akan membangun sumur dalam di persawahan rawan kekeringan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Erni Kusumawati mengatakan tanaman padi yang kekeringan terjadi di Kecamatan Bayat, Cawas, Pedan, Karanganom, dan Karangdowo. Total tanaman padi yang kekeringan mencapai 1.000 hektare. Sedangkan tanaman yang terancam kekeringan tersebar di Kecamatan Bayat dan Cawas, yang umumnya adalah sawah tadah hujan. Total sawah yang terancam kekeringan seluas 500 hektare.
Oleh sebab itu DPKPP Klaten tahun depan berencana membangun sumur dalam dengan menggunakan dana dari pusat (DAK) dan APBD Klaten. Sumur dalam
diprioritaskan di daerah tadah hujan, seperti Bayat, Cawas, dan Gantiwarno.
"Untuk menyelamatkan tanaman, petani telah berupaya dengan mengoperasikan mesin pompa untuk menyedot air sungai maupun air tanah. Tapi, semua itu tak ada hasil karena sumber air sudah kering," jelasnya di DPKPP Klaten, Senin (1/7).
baca juga: Neymar Absen, Everton Bersinar
Pun, untuk menyelamatkan padi musim tanam (MT) II, yang saat ini rata-rata berumur 50 hari, DPKPP telah mengupayakan pasokan air irigasi (suplisi) dari Rawa Jombor dan Dam Colo Barat. Luas tanaman padi MT II total 21.800 hektare. (OL-3)
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang mulai melakukan mitigasi menghadapi musim kemarau, khususnya terkait dampaknya pada sektor pertanian.
BERBAGAI langkah antisipatif dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menghadapi ancaman potensi kekeringan dampak kemarau.
KEJADIAN bencana hidrometeorologi di Kabupaten Majalengka mulai berkurang.
Iwan menyebut sebagai langkah mitigasi, BPBD Kendal telah menyiapkan 100 tangki air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved