Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ZONASI tidak hanya menyulitkan calon siswa tetapi juga sekolah, di Kabupaten Kendal 16 Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri kekurangan siswa akibat pelaksanaan aturan tersebut..
Pantauan Media Indonesia, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP tahun 2019 telah selesai, pemberlakuan sistem zonasi banyak menimbulkan permasalahan baik bagi calon siswa maupun sekolah. Sebagian siswa kesulitan mendapatkan sekolah negeri akibat keterbatasan daya tampung dan sebaliknya ada sekolah yang kekurangan siswa.
Di Kabupaten Kendal, dari 50 SMP Negeri yang membuka pendaftaran PPDB tahun ini, tidak seluruh sekolah mampu terpenuhi kuotanya. Sekitar 16 sekolah masih kekurangan murid baru dari jumlah kuota yang disediakan akibat ketatnya zonasi.
Berdasarkan data masuk, jumlah lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kendal tahun ini sebanyak 13.260 siswa. Sementara daya tampung dari 50 SMP Negeri yang yakni 8.800 siswa, sehingga sisanya harus melanjutkan ke sekolah swasta.
Baca juga: Soal PPDB, Kemendikbud Tegur Daerah yang Belum Terapkan Zonasi
Keenam belas SMP Negeri yang belum memenuhi kuota yakni SMP N 1 Patebon kurang 5 siswa, SMP N 3 Patebon kurang 24 siswa, SMP N 3 Sukorejo kurang 16 siswa, SMP N 2 Sekorejo kurang 19 siswa dan SMP N 1 Sukorejo kurang 14 siswa.
Kemudian, SMP N 4 Sukorejo Satap kurang 13 siswa, SMP N 2 Patean kurang 69 siswa, SMP N 1 Kangkung kurang 33 siswa, SMP N 3 Cepiring kurang 39 siswa, SMP N 2 Pageruyung kurang 29 siswa, SMP N 2 Plantungan kurang 46 siswa, SMP N 3 Plantungan kurang 19 siswa, SMP N 4 Boja Satap kurang 2 siswa, SMP N 4 Pegandon Satap kurang 14 siswa, SMP N 3 Limbangan kurang 3 siswa dan SMP N 3 Gemuh kurang 28 siswa.
"Dari seluruh kuota yang tersedia untuk SMP Negeri di Kendal baru terisi 96%, karena ada sekolah yang masih kekurangan siswa baru," kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kendal Parno.
Kekurangan siswa baru di sekolah tersebut, lanjut Parno, dimungkinkan akan diisi calon siswa dari luar zonasi yang tidak tertampung di dalam zonasinya. Hal ini pun masih dikoordinasikan lagi.(OL-5)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved