Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN meninggal dunia akibat tabrakan hebat antara bus berbadan lebar Sempati Star dan minibus Xenia berjumlah 6 orang. Musibah kecelakaan lalu lintas itu terjadi Senin (17/6) sekitar pukul 02.30 WIB, di jalur nasional Banda Aceh-Medan, kawasan Lhok Nibong, Desa Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.
Keenam korban tersebut adalah penumpang minibus Xenia yang hendak pulang ke Aceh Utara. Minibus Xenia itu datang dari arah timur atau sebelah Medan, Sumatra Utara.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Media Indonesia, Selasa (18/7), enam warga yang meninggal dunia yakni sopir minibus Tasman, 39, asal Desa Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Boreuen. Kartini, 32, asal Desa Paya Dua, Kecamatan Banda Baru Aceh Utara, lalu Talita, 4, asal Komplek BTN AAF Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara.
Ichsan Maulana, 4, Desa Paya Dua, kemudian Nazir,39, Banda Baro, Dewantara Aceh Utara dan Muhammad Safrizal, 13, Desa Banda Baro, Dewantara Aceh Utara.
Selain korban meninggal, tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka. Mereka adalah Tihajar, 37, warga Desa Paloh Lada, Dewantara Aceh Utara, Muhahammad Fatahilah, 10, warga Desa Banda Baro, Dewantara Aceh Utara dan Zahara, 2, asal Desa Paya Dagang, Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen.
Kecelakaan berawal ketika mobil minibus Xenia melaju dengan kecapatan tinggi dari arah timur (arah Medan) tujuan Aceh Utara (arah Banda Aceh). Pada jalur yang sama di depan minibus ada bus Atlas tujuan Banda Aceh.
Baca juga: Tujuh Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Cipularang
Sedangkan dari arah Banda Aceh, datang sebuah bus Sempati Star melaju kencang. Xenia langsung menyalip bus Atlas. Karena tidak terelakkan, minibus menghantam Sempati Star dari arah berlawanan seperti laga kambing.
Bus Atlas yang juga melaju kencang dan berpenumpang itu menabrak Xenia dari arah belakang. Karena itu, minibus Xenia menjadi terjepit di antara dua badan bus berbadan besar tersebut.
"Mungkin saat kecepatan tinggi itu, bus Atlas juga gagal mengelak dari punggung Xenia. Apalagi Xenia telah terhenti di tengah jalan setelah membentur kepala Sempati Star," kata warga Lhok Nibong, Aceh Timur, Musyawir.
Polisi dan warga segera mengevakuasi korban, untuk korban meninggal dibawa ke kampung halaman masing-masing sementara yang luka dilarikan ke puskesmas terdekat dan rumah sakit lainnya.
"Semoga tidak terjadi lagi kecelakaan seperti ini. Kami sangat sedih melihat korban," tutur warga lainya.(OL-5)
Polresta Banda Aceh menangkap terduga pelaku penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Kasus terungkap setelah rekaman CCTV viral di media sosial.
TIGA pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Aceh, hanyut terbawa arus besar.
Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan. Ini adalah pertemuan rasa, pertemuan hati, dan pertemuan sejarah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat.
Program Amanah luncurkan Future Leaders Bootcamp di Aceh Besar untuk mencetak generasi unggul melalui kewirausahaan dan kepemimpinan berkarakter.
Saat menjadi narasumber pada seminar itu, Ahmad Luthfi membeberkan sejumlah praktik baik yang sudah dilakukan di Provinsi Jawa Tengah selama ia memimpin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved