Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Densus 88 Antiteror menangkap dua terduga teroris di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kedua terduga tersebut berinisial AH, 26, warga Magelang yang mengontrak rumah di Desa Godong, Kecamatan Godong, dan AS, 46, warga Desa Kunder, Kecamatan Wirosari, Grobogan.
Pemantauan Media Indonesia, warga Kabupaten Grobogan masih terus membicarakan penangkapan terduga teroris di wilayahnya.
Rumah kontrakan bercat biru yang ditinggali AH, 26, pedagang baju koko daring, bersama istrinya yang merupakan guru mengaji di pondok pesantren di Demak masih ramai didatangi warga.
"Sepertinya istrinya juga pergi setelah penangkapan kemarin," kata seorang tetangga, Rabu (15/5).
Baca juga: Satu Lagi Terduga Teroris di Jawa Tengah Diciduk Densus
Kondisi serupa juga ditemui di rumah tinggal AS, 46, di Kelurahan Kunder, Kecamatan Wirosari, Grobogan, tertutup rapat.
"Saya ikut mendampingi petugas melakukan penggeledahan rumah yang ditinggali AS setelah mendapat pemberitahuan sekitar pukul 10.00 WIB," kata Ketua RT 04 RW 06 Kelurahan Kunder, Kecamatan Wirosari, Grobogan, Saiful Rochman.
Saiful mengaku kaget lantaran AH dikenal sebagai pribadi yang baik. Tim Densus pun membawa beberapa alat bukti seperti buku, telepon genggam, tas ransel dan senapan angin.
Kepala Polres Grobogan Ajun Komusaris Besar Choiron EL Atiq mengatakan penangkapan dan penggeledahan rumah terduga teroris dilakukan sepenuhnya oleh tim Densus 88 Antiteror. Pihaknya hanya membantu dari segi pengamanan saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan.
"Saya tidak dapat memberikan detailnya, silakan langsung ke Polda atau Densus," ujar Choiron.(OL-5)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved