Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA calon anggota legislatif (caleg) perempuan Partai NasDem masih memimpin perolehan suara untuk mengisi tujuh kursi DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Timur (NTT) 2. Mereka ialah Ratu Wulla dan Kristiana Muki.
Hingga Jumat (10/5) malam, Ratu Wulla telah mengantongi 50.342 suara sesuai pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilu 2019 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT. Sedangkan caleg Kristiana Muki telah mengantongi 66.747 suara.
Dapil NTT 2 meliputi 12 kabupaten yakni Belu, Malaka, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Kupang, Kota Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.
Sampai Jumat pukul 18.00 Wita, KPU NTT telah menyelesaikan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara untuk 18 kabupaten dari 22 kabupaten dan kota di daerah itu. Pleno rekapitulasi suara dijadwalkan rampung pada Sabtu (11/5).
Kepada wartawan, Ratu Wulla mengatakan masih menunggu hasil perolehan suara kabupaten lainnya. "Saya berterima kasih kepada masyarakat karena di balik kepercayaan ini ada harapan besar yang diperjuangkan," ujarnya.
Menurut Ratu, munculnya dua perempuan sebagai peraih suara terbanyak sejalan dengan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur NTT yakni NTT Bangkit Menuju Sejahtera. "Pasti perempuan juga bangkit untuk mewujudkan kesejahteraan itu," tandasnya.
Jika nantinya terpilih jadi anggota DPR, Ratu akan konsen memperjuangkan pemenuhan hak-hak masyarakat NTT mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemenuhan hak perempuan dan gereasi muda. "Ini pencapaian yang sangat bagus. Dulu anggota DPR dari NTT hanya satu perempuan, sekarang bertambah jadi tiga perempuan," ujarnya.
Baca juga: Lima Provinsi Rampungkan Rekapitulasi Hasil Pemilu
Satu caleg perempuan lainnya ialah Anita Jacoba Gah dari Partai Demokrat. Anita adalah caleg petahana dari dapil tersebut.
Adapun dari dapil NTT 1, NasDem dipastikan mengirim satu wakil ke DPR yakni Johnny Plate yang juga caleg petahana.
Dapil NTT 1 meliputi Kabupaten Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat. Sedangkan dari Partai Golkar nama-nama yang muncul sebagai peraih suara terbanyak dari Dapil NTT 2 yakni Melkiades Laka Lena, serta Melkias Mekeng dari Dapil NTT 1. (X-15)
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh, meminta seluruh kadernya untuk memperkuat dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mengusulkan kenaikan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam sistem pemilu mendatang.
Meski demikian, Kholid menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan dalam mengatur mekanisme internalnya.
Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal NasDem dan Gerindra akan melakukan penyatuan atau merger.
Jika partai politik membangun kaderisasi hingga tingkat paling rendah, menurut dia, seharusnya yang dipercaya untuk menjadi caleg adalah kader partai yang berasal dari tempat pencalonan.
Ray menegaskan Shintia layak di PAW jika terbukti benar melakukan penggelembungan suara pada Pileg 2024 lalu. Ray menegaskan, suara dari penggelembungan suara itu tidak sah dan harus dianulir.
Ward menuturkan, istrinya merupakan kader partai sekaligus anggota legislatif di Belanda.
Surat dari DPP PDIP dibutuhkan untuk menyelesaikan perbedaan tafsir terkait penetapan caleg yang sudah meninggal pada Pamilu 2019. Dia juga menjelaskan surat balasan dari MA.
Yasonna keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 16.45 WIB. Jalur pulang dia berbeda dengan saksi lainnya.
PDIP memecat calon anggota legislatif (caleg) terpilih DPR Tia Rahmania yang belum lama ini mengkritik Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved