Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG Bulan Puasa 1440 H/ 2019, permintaan masyarakat akan kebutuhan pangan cenderung meningkat. Langkah antisipasi dan persiapan telah dilakukan Perum Bulog Divre Yogyakarta untuk menjaga ketersediaan stok bahan pangan yang berada di wilayah kerja Bulog Divre Yogyakarta.
Kepala Perum Bulog Divre DI Yogyakarta Rini Andrida mengatakan, jelang momen Puasa dan Lebaran tahun ini, Bulog telah menyiapkan ketersediaan yang sangat mencukupi untuk menuhi kebutuhan masyarakat. Misalnya, stok beras yang cukup untuk kebutuhan sampai dengan 5 bulan ke depan.
Artinya, sampai melewati masa Lebaran, Bulog masih mempunyai stok yang sangat cukup.
"Termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat dalam menghadapi musim hajatan yang banyak terjadi di wilayah Jawa khusunya setelah Lebaran ataupun memasuki bulan Syawal," kata Rini dalam siaran pers.
Baca juga: Di Solo, 13.700 Anjing Dikonsumsi Tiap Bulan
Komoditi lain seperti gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan daging beku juga telah disiapkan guna merespon permintaan masyarakat yang bisa saja sewaktu-waktu mengalami kenaikan.
Di wilayah kerja Bulog Divre Yogyakarta, stok gula pasir kurang lebih 4 ribu ton, ini yang masih ada di gudang belum terhitung yang sudah berada di seluruh Rumah Pangan Kita (RPK).
Begitu pula dengan komoditas lainnya seperti daging yang disiapkan Perum Bulog Divre Yogyakarta untuk melayani kebutuhan jelang Ramadhan dan Idul Fitri nanti berkisar kurang lebih 10 ton.
Rini mengimbau seluruh masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya tidak perlu khawatir akan ketersediaan stok bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan selama bulan puasa dan jelang Lebaran nanti. Semuanya telah disiapkan baik jumlah maupun ketersediannya. (OL-2)
Kegiatan yang bakalan digelar adalah Seminar Nasional Kebangsaan dengan menghadirkan berbagai narasumber dan pemecahan rekor MURI.
Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan ini sengaja dimulai lebih awal untuk menyelaraskan dengan jadwal pengundian grup.
Pihak korban menyampaikan tiga kebutuhan utama, yakni penegakan hukum yang transparan, pendampingan menyeluruh, serta jaminan pembiayaan bagi anak-anak korban.
KASUS dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini menyampaikan, ini adalah pengaduan yang kelima daycare bermasalah
Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez mendesak polisi mengusut tuntas dugaan kekerasan terhadap 103 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
GUBERNUR DI Yogyakarta (DIY), Sri Sultan HB X, menyesalkan terjadinya tindak kekerasan anak yang terjadi di daycare Little Aresha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved