Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNUNG Merapi di perbatasan Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menyemburkan awan panas pada Rabu (10/4). Guguran awan panas terjadi pada pukul 15.48 WIB sepanjang 194 detik. Jarak luncur diketahui mencapai 1.900 meter ke arah hulu Kali Gendol.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merilis aktivitas Gunung Merapi pada 10-04-2019, mulai pukul 12:00-18:00 WIB. Gunung dengan ketinggian 2968 mdpl tersebut sempat meluncurkan awan panas.
Pegawai BPPTG Yogyakarta, Sunarta menyebut, awan panas guguran terjadi sekali dengan amplitudo 61 mm dan durasi 194 detik. Luncuran awan panas terjadi pukul 15:48 WIB.
Baca juga : Warga Diminta Waspadai Aktivitas Gunung Merapi
"Terjadi awan panas guguran di G. #Merapi pd tgl 10/04/2019 pukul 15:48 WIB, durasi 194 detik, jarak luncur 1.900 m ke arah hulu Kali Gendol," tulis akun Twitter resmi BPPTKG.
BPPTKG tetap menetapkan tingkat Aktivitas Gunung Merapi pada Level II (Waspada). BPPTKG merekomendasikan empat poin.
Pertama, area dalam radius 3 km dari puncak G. Merapi agar tidak ada aktivitas manusia. Kedua, masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar radius 3 km dari puncak G. Merapi.
Ketiga, masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak G. Merapi. Dan, keempat, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai aktivitas Gunung Merapi melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 Mhz, melalui telepon (0274) 514180/514192, website www.merapi.bgl.esdm.go.id, dan media sosial BPPTKG. (OL-8)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Gastrodia bambu, anggrek hantu dari lereng Gunung Merapi, hidup tanpa klorofil dan bergantung pada jamur tanah. Spesies langka ini menjadi indikator penting kesehatan hutan.
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved