Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang membersihkan Pantai Padang yang dipenuhi tumpukan sampah, Kamis (7/3) pagi.
Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan penumpukan sampah di Muaro Lasak terjadi ketika Kota Padang mengalami hujan deras dan air laut pasang. Sampah-sampah yang sudah lama mengendap di palung laut di sepanjang Pantai Padang terbawa arus dan menumpuk di pinggir pantai.
"Jadi, tumpukan sampah ini bukan berasal dari hulu sungai. Bukan juga merupakan sampah baru yang berasal dari rumah tangga. Sampah-sampah itu berasal dari laut yang kemudian terbawa arus. Maklum saja, pantai kita berbatasan langsung dengan Samudera Hindia," ungkap Mahyeldi yang meninjau kegiatan bersih-bersih pantai Muaro Lasak (Pantai Padang) didampingi Plt Kadis DLH Harmen Peri, Plt Kadis Pariwisata Didi Hariyadi, Kadis DPRKPP Yenni Yuliza, Kabag Humas Imral Fauzi dan Camat Padang Barat Eri Sendjaya.
Baca juga: Korban Terseret Ombak Pantai Padang Ditemukan Meninggal
Untuk itu, Pemkot Padang harus membersihkan sampah yang menumpuk di Pantai Padang secara berkala, terutama pascadilanda hujan deras.
"Kita juga mengimbau masyarakat Kota Padang untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah di tempat yang telah disediakan," tukasnya.
Paling penting, tegasnya, tidak membuang sampah ke sungai karena bisa merusak lingkungan dan kesehatan. Apalagi jika sampah telah menumpuk di pinggir pantai, akan merusak keindahan Pantai Padang.(OL-5)
Menurut Jumhur, tantangan lingkungan hidup di Indonesia cukup kompleks dan membutuhkan penanganan bertahap.
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Pemerintah melangkah lebih jauh dalam mewujudkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik.
Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan CitraRaya, Tangerang, tengah dipersiapkan untuk bertransformasi menjadi fasilitas pengelolaan sampah berbasis metode controlled landfill.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang mencatat produksi sampah di kota itu mencapai 700 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved