Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DISTRIBUSI pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum merata. Padahal petani di daerah itu mulai menanam pagi.
Petani yang belum menerima pupuk bersubdisi antara lain di persawahan Tuahanas, Desa Baumata Timur, Kecamatan Taebenu.
"Sampai saat ini belum ada kiriman pupuk dari agen," kata Markus Kalail, petani di persawahan setempat, Selasa (5/3).
Markus menyebutkan sebagian petani di persawahan itu mulai menanam padi, namun sebagian lagi baru mengolah lahan. Petani berharap distribusi pupuk bersubsidi dipercepat sehingga petani segera memupuk tanaman padi mereka. Jika tanaman terlambat dipupuk dikhawatirkan berdampak terhadap hasil panen petani.
Dia menyebutkan seluruh petani Tuahanas sudah membayar harga pupuk sesuai rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).
"Saya butuh 3-4 sak pupuk subsidi," ujarnya.
Baca juga: Pupuk Organik Kurang Diminati Petani
Sementara itu seluruh petani di Persawahan Noelbaki, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah sudah menerima pupuk bersubsidi. Petani setempat juga sudah memupuk tanaman mereka.
"Distribusi pupuk pada musim tanam tahun ini lancar," Ketua Kelompok Tani Desa Noelbaki, Moses Nuban.
Bahkan sebanyak 268 petani di persawahan tersebut sudah menanam sejak Februari lalu.
Kepala Perwakilan PT Pupuk Kaltim wilayah NTT Didik Triono mengatakan pihaknya telah mendistribusikan 11.480 pupuk urea bersubsidi hingga 3 Maret. Jumlah itu merupakan bagian 27.702 ton alokasi urea bersubsidi selama 2019.
Didik mengatakan pihaknya telah membuka nomor telepon pengaduan yang setiap saat menerima pengaduan dari petani terkait persoalan pupuk bersubsidi.
"Petani boleh melaporkan ke Pupuk Kaltim jika ada persoalan terkait penyaluran pupuk," ujarnya. (OL-3)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Sekretaris Perusahaan, Yehezkiel Adiperwira, menyebut keseimbangan antara operasional dan target iklim menjadi fokus utama perusahaan saat ini.
Sudaryono menyebutkan bahwa sejumlah negara telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk mereka.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pupuk Indonesia bersama Petronas Chemicals Group Berhad dan Brunei Fertilizer Industries resmi membentuk asosiasi produsen pupuk Asia Tenggara bernama SEAFA.
Harga pupuk jenis Urea non-subsidi kini bertengger di angka Rp450.000 per sak, naik dari harga sebelumnya Rp400.000. Tidak hanya itu, pupuk KCL turut merangkak naik ke Rp430.000 per sak.
Komitmen memperkuat efisiensi industri dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) mengantarkan PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih sejumlah penghargaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved