Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 5.000 warga di Kecamatan Pirak Timu dan Kecamatan Paya Bakong sejak dua bulan terakhir krisis air bersih. Pasalnya sekitar 1.000 unit sumur milik mereka terjadi kekeringan.
Namun sebaliknya bila musim hujan tiba, kawasan Pirak Timu sangat rawan dilanda banjir kiriman dari hulu sungai Krue Pirak dan Sungai Krueng Peutoe.
Sedikitnya ada delapan desa sedang dilanda kekeringan akibat kemarau tersebut. Diantaranya adalah Kecamatan Pirak Timu, meliputi Desa ALue Rime, Serdang, Paya Lueng Jalo, Ara Tonton dan Ulee Blang.
Sementara di kawasan Kecamatan Paya Bakong, yaitu meliputi Desa Alue Lhok, Seunebok Aceh dan Desa Buket Pidie.
Tokoh Masyarakat Kecamatan Pirak Timu, Abdullah kepada Media Indonesia, Selasa (5/3) mengatakan kekeringan cukup parak itu karena sejak awal bulan Januari 2019 di kawasan setempat tidak turun hujan.
Cuaca kemarau langsung memicu kekeringan mata air, sehingga sumber air sumur mengering.
"Kalau musim kemarau disini sangat cepat sumber mata air dalam tanah menghilang, sehingga sumur langsung mengering dan krisis air bersih."
Baca juga: Tanggul Jebol, Ratusan Hektare Lahan Sawah Terancam Kekeringan
Dikatakan Abdullah, untuk menutupi kebutuhan air bersih warga harus menggunakan air sungai Krueng Pirak. Untuk mengngkut air sejauh berkisar 1 km (kilometer) hingga 6 km itu warga menggunakan jeriken.
Sebagian warga lainnya harus membeli dari truk pengangkut dan penjual air keliling seharga Rp130.000 hingga Rp 280.000 (tergantung banyaknya air). Truk bak tersbuka tersebut didesain dengan menggunakan plastik pada sekeliling dinding dan bagian lantai supaya tidak bocor.
"Itupun kadang saat kita pesan, empat hari airnya belum dibawa" ujar Abdullah.
Adapun untuk kebutuhan mandi dan cuci warga banyak pergi ke sungai walaupun jarak yang mencapai 6 km dari rumah mereka. Ironisnya tidak sedikit yang menggunakan aliran sungai sebagai tempat buang hajat. Hal itu sangat berbahaya terhadap kesehatan warga.
Warga berharap, pemerintah membangun jaringan air bersih atau fasilitas PDAM di kawansan perkampungan pedalaman Aceh Utara tersebut.
Mereka ingin kondisi krisis air sumur saat musim kemarau dan banjir besar ketika musim hujan yang sudah puluhan tahun silam terjadi, dapat segera berakhir seiring kemajuan zaman dalam mengisi dan menikmati kemerdekaan ini. (OL-3)
Polresta Banda Aceh menangkap terduga pelaku penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Kasus terungkap setelah rekaman CCTV viral di media sosial.
TIGA pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Aceh, hanyut terbawa arus besar.
Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan. Ini adalah pertemuan rasa, pertemuan hati, dan pertemuan sejarah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat.
Program Amanah luncurkan Future Leaders Bootcamp di Aceh Besar untuk mencetak generasi unggul melalui kewirausahaan dan kepemimpinan berkarakter.
Saat menjadi narasumber pada seminar itu, Ahmad Luthfi membeberkan sejumlah praktik baik yang sudah dilakukan di Provinsi Jawa Tengah selama ia memimpin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved