Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Pemilihan Umum 2019, Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh meyakini partainya akan mampu mendapatkan suara terbanyak di Jawa Timur.
"Saya penuh keyakinan memperoleh kursi cukup besar (di Jatim) jika dibandingkan dengan daerah lain di Jawa," tegas Surya Paloh usai acara Temu Kader dan Caleg DPR RI, DPRD Jatim di kantor Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem Jatim, di Surabaya, Sabtu (9/2).
Di Jatim, ada 11 daerah pemilihan (dapil) untuk suara DPR RI. Surya berharap, setiap dapil menyumbangkan 1 kursi. Sedangkan dapil 2 meliputi Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten dan Kota Probolinggo, mendapatkan target khusus yakni 3 kursi.
"Kalau ada 11 dapil, paling tidak ada 14 kursi sedikit-dikitnya," katanya.
Memang tidak ada bonus bagi dapil yang memperoleh kursi lebih banyak atau melebihi target.
"Bonusnya ndak ada. Bonus apa. Memang kewajiban mereka itu. Tapi paling nggak salaman dengan ketua umum bisa lebih erat lah," ujarnya.
Sementara itu, secara nasional, Partai NasDem menargetkan perolehan suara lebih dari 100 kursi DPR RI.
"Kalau meleset dari target, kira-kira (kurang) dari 10% lah," ujarnya.
Dari 100 kursi, Surya tidak berharap banyak dari dapil di wilayah Jawa. Suara yang diharapkan mampu memasok perolehan suara terbanyak adalah dapil dari daerah di luar Jawa.
"Untuk di Jawa ini saya nggak berharap banyak. Dapat 40 kursi sudah cukup," ujarnya.
Ia membeberkan beberapa alasan kenapa perolehan suara dari dapil di luar Jawa diharapkan lebih banyak jika dibandingkan dengan di Jawa.
Baca juga: Surya Paloh Sebut NasDem Patut Diperhitungkan
"Pertama, karena dapilnya di luar Jawa lebih besar. Di sini (Jawa) kan hanya 39 dapil. Di luar Jawa ada 41 dapil," katanya.
"Kedua, memang penerimaan masyarakat terhadap Partai NaDem di luar Jawa lebih besar dibandingkan di Pulau Jawa," terangnya.
Surya berpesan kepada kadernya, untuk terus melakukan pendekatan secara nalar yang sehat, objektif, dan rasional.
"Itu jadi pegangan kita," ujarnya.
Surya berharap kemenangan di Pemilu 2019 ini seiring dengan kemenangan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.
"Ya bagi NasDem sama, harus dipararelkan sejalan dengan kemenangan Pilpres. Karena ini pemilu pertama serentak di negeri kita," tegasnya.
Ia menerangkan, dengan 5 kertas suara yang dipegang oleh setiap para pemilih yang masuk ke bilik suara, dimungkinkan masyarakat akan timbul kebingungan dan macam-macam.
"Tapi kita yakin, pemilih-pemilih cukup mempunyai pemahaman, pengetahuan. Insya Allah tidak akan menimbulkan katakaanlah kegaduhan sehingga pemilu ini berjalan dengan sukses aman dan terpilihnya kembali capres kita," jelasnya. (OL-1)
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh, meminta seluruh kadernya untuk memperkuat dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mengusulkan kenaikan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam sistem pemilu mendatang.
Meski demikian, Kholid menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan dalam mengatur mekanisme internalnya.
Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal NasDem dan Gerindra akan melakukan penyatuan atau merger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved