Dampak Tabrakan Ka Argo Bromo - Commuter Line di Bekasi, Ka Argo Parahyangan Batal Diberangkatkan

Bayu Anggoro
28/4/2026 06:50
Dampak Tabrakan Ka Argo Bromo - Commuter Line di Bekasi, Ka Argo Parahyangan Batal Diberangkatkan
Insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan Commuter Line di Bekasi Timur berdampak pada pembatalan sebagian perjalanan Argo Parahyangan. (MI/Bayu Anggoro)

TABRAKAN KA Argo Bromo Anggrek dengan Commuter Line di wilayah Bekasi Timur pada Selasa (28/4) malam pukul 20.52 WIB berdampak signifikan terhadap jadwal perjalanan kereta api antarkota. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung terpaksa melakukan pembatalan sebagian relasi perjalanan KA Argo Parahyangan.

Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengonfirmasi gangguan tersebut menyebabkan perjalanan kereta api dari dan menuju Jakarta mengalami penyesuaian demi menjamin keselamatan dan kelancaran proses evakuasi di lokasi kejadian.

"Akibat insiden operasional di Bekasi Timur, dua perjalanan KA Argo Parahyangan terpaksa kami batalkan sebagian perjalanannya untuk lintas Karawang - Gambir pulang-pergi (pp)," kata Kuswardojo dalam keterangan resminya, Senin (27/4) malam.

Berdasarkan data dari Daop 2 Bandung, dua perjalanan yang mengalami penyesuaian adalah KA 139B (Argo Parahyangan) keberangkatan Stasiun Bandung pukul 19.25 WIB, dan KA 140B (Argo Parahyangan) keberangkatan Stasiun Gambir pukul 23.05 WIB. Menurut Kuswardojo, kedua kereta tersebut hanya melayani relasi hingga Stasiun Karawang dan tidak melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Gambir atau sebaliknya untuk jadwal keberangkatan tersebut.

Kuswardojo menegaskan saat ini tim teknis di lapangan masih terus berupaya melakukan penanganan pasca-insiden. Fokus utama petugas adalah melakukan evakuasi dan normalisasi jalur agar lalu lintas kereta api dapat kembali pulih secepatnya.

"Penanganan masih terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jasa dan petugas di lapangan. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang," tambahnya.

Pihak KAI juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas insiden yang terjadi di Bekasi Timur tersebut. Penumpang yang terdampak pembatalan sebagian perjalanan ini diarahkan untuk mengikuti prosedur pengembalian bea tiket atau moda transportasi alternatif sesuai aturan yang berlaku. "Kami mengimbau masyarakat dan calon penumpang untuk terus memantau perkembangan informasi terkini," katanya. (Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya