Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1) pagi menyebabkan meluasnya genangan di sejumlah kawasan. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa hingga pukul 18.00 WIB, tercatat 80 RT dan 23 ruas jalan masih tergenang di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
"Di Jakarta Barat, genangan terjadi di 22 RT yang tersebar di Kelurahan Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Utara, Sukabumi Selatan, dan Sukabumi Utara," beber Isnawa melalui keterangannya.
"Ketinggian air bervariasi mulai dari 20 sentimeter hingga 110 sentimeter, dengan penyebab utama curah hujan tinggi yang terjadi secara merata di wilayah tersebut," sambung Isnawa.
Sementara itu, di Jakarta Selatan, BPBD mencatat 42 RT terdampak. Genangan terjadi di Kelurahan Pondok Labu, Cipete Utara, Petogogan, Cipulir, Pela Mampang, dan Cilandak Timur. Selain hujan dengan intensitas tinggi, genangan di wilayah ini juga dipicu luapan Kali Krukut dan Kali Mampang, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 90 sentimeter.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan. Ketinggian genangan berkisar 30 hingga 90 sentimeter, sebagian disebabkan oleh luapan Kali Ciliwung yang bersamaan dengan curah hujan tinggi.
BPBD DKI Jakarta juga mencatat dampak genangan terhadap mobilitas warga. Hingga sore hari, terdapat 23 ruas jalan yang masih tergenang dengan ketinggian air antara 10 hingga 60 sentimeter, tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Selain itu, BPBD melaporkan adanya warga yang mengungsi akibat genangan. Di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, sebanyak 11 kepala keluarga atau 28 jiwa mengungsi sementara di Masjid Jami Al Khaeer karena genangan belum surut di lingkungan tempat tinggal mereka.
"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di seluruh wilayah terdampak serta mengoordinasikan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan," jelasnya.
Langkah yang dilakukan meliputi penyedotan genangan, pengecekan fungsi saluran air dan pompa, serta pendampingan lurah dan camat dalam penanganan di tingkat wilayah, termasuk penyiapan kebutuhan dasar bagi penyintas. "Kami menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat, seiring dengan optimalisasi sistem drainase dan pompa pengendali banjir," ujarnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan dan segera memanfaatkan layanan darurat 112 yang beroperasi 24 jam apabila membutuhkan bantuan. (Far/P-3)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Seorang balita yang dilaporkan tenggelam di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian intensif selama hampir satu hari.
BPBD DKI Jakarta laporkan 4 korban meninggal dunia dan 5 orang masih hilang akibat longsor di TPST. Simak daftar identitas korban dan proses evakuasi terkini.
Banjir di Jakarta Barat dipicu oleh curah hujan ekstrem serta luapan Kali Angke dan Kali Pesanggrahan.
Menurut dia, pada sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan penyemaian awan dilakukan di wilayah overhead perairan utara Jakarta pada ketinggian 8.000-12.000 kaki.
Penerbangan dilakukan pada ketinggian 8.000–12.000 kaki, dengan area semai pada radial 030–060 derajat.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved