Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menyampaikan seorang balita yang dilaporkan tenggelam di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian intensif selama hampir satu hari.
Yohan menjelaskan, korban bernama Muhammad Haadi Khairul Haafizhi, berusia 3 tahun 11 bulan, sebelumnya dilaporkan hilang pada Rabu (8/4) sekitar pukul 13.30 WIB di kawasan Jalan Flamboyan, RT 7/RW 2, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan.
"Korban diduga terpeleset saat mandi hujan bersama teman-temannya, kemudian masuk ke saluran air dan terbawa arus,” ujar Yohan, Kamis (9/4).
Ia mengungkapkan, pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan menyusuri aliran drainase hingga ke hilir.
Tim gabungan akhirnya menemukan korban pada Kamis pagi sekitar pukul 08.35 WIB di pembatas air Cengkareng Drain, Kelurahan Kedaung Kali Angke.
“Korban ditemukan dalam radius kurang lebih 5 kilometer dari titik awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia,” kata Yohan.
Menurutnya, proses penanganan melibatkan berbagai unsur lintas instansi, mulai dari BPBD, Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat), hingga aparat wilayah seperti TNI-Polri dan relawan.
Yohan menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat anak-anak beraktivitas di sekitar saluran air, terlebih dalam kondisi hujan.
“Lingkungan dengan aliran air terbuka memiliki risiko tinggi, terutama bagi anak-anak. Pengawasan orang tua menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa,” pungkasnya. (Far/I-1)
BPBD DKI Jakarta laporkan 4 korban meninggal dunia dan 5 orang masih hilang akibat longsor di TPST. Simak daftar identitas korban dan proses evakuasi terkini.
Banjir di Jakarta Barat dipicu oleh curah hujan ekstrem serta luapan Kali Angke dan Kali Pesanggrahan.
Menurut dia, pada sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan penyemaian awan dilakukan di wilayah overhead perairan utara Jakarta pada ketinggian 8.000-12.000 kaki.
Penerbangan dilakukan pada ketinggian 8.000–12.000 kaki, dengan area semai pada radial 030–060 derajat.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved