Balita di Srengseng Meninggal Tenggelam, BPBD: Terseret hingga 5 Kilometer

Mohamad Farhan Zhuhri
09/4/2026 12:47
Balita di Srengseng Meninggal Tenggelam, BPBD: Terseret hingga 5 Kilometer
Ilustrasi(Antara)

KEPALA Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menyampaikan seorang balita yang dilaporkan tenggelam di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian intensif selama hampir satu hari.

Yohan menjelaskan, korban bernama Muhammad Haadi Khairul Haafizhi, berusia 3 tahun 11 bulan, sebelumnya dilaporkan hilang pada Rabu (8/4) sekitar pukul 13.30 WIB di kawasan Jalan Flamboyan, RT 7/RW 2, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan. 

"Korban diduga terpeleset saat mandi hujan bersama teman-temannya, kemudian masuk ke saluran air dan terbawa arus,” ujar Yohan, Kamis (9/4).

Ia mengungkapkan, pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan menyusuri aliran drainase hingga ke hilir. 

Tim gabungan akhirnya menemukan korban pada Kamis pagi sekitar pukul 08.35 WIB di pembatas air Cengkareng Drain, Kelurahan Kedaung Kali Angke.

“Korban ditemukan dalam radius kurang lebih 5 kilometer dari titik awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia,” kata Yohan.

Menurutnya, proses penanganan melibatkan berbagai unsur lintas instansi, mulai dari BPBD, Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat), hingga aparat wilayah seperti TNI-Polri dan relawan.

Yohan menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat anak-anak beraktivitas di sekitar saluran air, terlebih dalam kondisi hujan.

“Lingkungan dengan aliran air terbuka memiliki risiko tinggi, terutama bagi anak-anak. Pengawasan orang tua menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa,” pungkasnya. (Far/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya