Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang berlaku pada Kamis, 22 Januari 2026. Sebagian besar wilayah diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai angin kencang.
Berdasarkan data prakiraan cuaca, wilayah Jakarta Timur, Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Tangerang masuk dalam kategori Siaga hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, serta Bekasi diprakirakan mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin timbul, antara lain:
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD juga mengonfirmasi bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) masih terus dilakukan hingga 22 Januari 2026. Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Suhu udara di wilayah Jabodetabek besok diprediksi berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 75 hingga 95 persen. Masyarakat disarankan untuk selalu memantau perkembangan cuaca secara real-time melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal resmi pemerintah daerah setempat sebelum beraktivitas di luar ruangan.
(Cah/P-3)
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan berintensitas lebat yang disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jabodetabek.
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 130 titik masih belum dijaga. Sementara 293 titik lainnya telah dilengkapi penjagaan.
Peran pengusaha muda sangat krusial di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono mendorong seluruh kader di DKI Jakarta untuk memperkuat kekompakan dan mengarahkan energi pada kerja-kerja elektoral
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved