Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI D DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI untuk menjadikan normalisasi Sungai Ciliwung sebagai program prioritas dalam perubahan APBD DKI 2025, demi mengatasi masalah banjir yang masih mengancam di sejumlah wilayah.
Ketua Komisi D DPRD DKI Yuke Yurike menegaskan bahwa penyelesaian proyek normalisasi tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyeluruh, dimulai dari pembebasan lahan di sepanjang aliran sungai.
"Secara anggaran harus difokuskan (normalisasi) di Sungai Ciliwung, untuk normalisasi pembebasan dan lain-lain," kata Yuke dikutip Antara, Rabu (9/7).
Dalam pembahasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2025, Dinas SDA mengajukan anggaran sebesar Rp158 miliar.
Dana tersebut akan digunakan untuk:
Menurut Yuke, penanganan banjir di Jakarta belum menunjukkan hasil maksimal, karena itu perlu penataan menyeluruh terhadap 13 sungai utama di Jakarta, terutama dalam menghadapi potensi banjir kiriman dari hulu.
"Karena anggaran terbatas, memang harus langkah demi langkah dengan pertimbangan yang diprioritaskan penanganan banjir atau normalisasi di Ciliwung terlebih dahulu," kata dia.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan komitmennya untuk menuntaskan normalisasi Kali Ciliwung. Dari 14 penetapan lokasi (penlok), saat ini empat sudah ditandatangani yaitu dua di Jakarta Selatan dan dua di Jakarta Timur.
Ia pun meminta jajarannya agar melakukan pendekatan ke warga dengan baik, bukan dengan tekanan kekuasaan.
Data terkini menunjukkan bahwa dari total 33,69 kilometer rencana normalisasi Kali Ciliwung, baru sekitar 17,17 kilometer yang tuntas. Sisanya, 16,52 kilometer belum dikerjakan karena masih terkendala proses pembebasan lahan.
Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran sebesar Rp98 miliar, dan disebut masih berpotensi bertambah, untuk memastikan kelanjutan program ini. (Ant/P-4)
Sinergi ini diharapkan mampu memastikan aliran air menuju laut tetap lancar saat debit air meningkat tajam.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempercepat pengerukan Kanal Banjir Barat.
Banjir merendam sedikitnya 12 rukun tetangga (RT) serta empat ruas jalan di wilayah Jakarta Barat akibat hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Jumat (3/4).
Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Rizal mengaku banjir telah merendam area lingkar luar Jakarta ini sejak Minggu (8/3).
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Pengamat tata kota Yayat Supriyanta menilai banjir Jakarta tidak hanya dipicu curah hujan tinggi, tetapi juga menunjukkan melemahnya sistem pengendalian banjir.
Ia menyebut, operasi pengendalian yang dilakukan menunjukkan populasi ikan sapu-sapu sudah tidak terkendali.
Pentingnya penyediaan armada pendukung yang siaga, seperti kapal tunda (tugboat), guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas laut secara cepat.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat memiliki peran dalam menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria.
Nova Paloh menekankan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merekatkan kembali hubungan yang mungkin merenggang akibat kesibukan sehari-hari.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth minta agar ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kongsor.
Trans-Jakarta memikul tanggung jawab besar sebagai tulang punggung transportasi Ibu Kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved