Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WACANA pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khusus pengelolaan parkir di DKI Jakarta dinilai tidak menyelesaikan persoalan pengelolaan parkir di Ibu Kota.
Ha itu diungkap Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Jupiter. Menurutnya, wacana tersebut dikhawatirkan akan membuka ruang bancakan politik di tubuh pemerintahan daerah.
“Kalau BUMD parkir seperti yang disampaikan juga oleh para ahli itu tidak menyelesaikan masalah. Karena ketika membentuk BUMD yang baru itu hanya menjadi bancakan partai politik. Maaf, saya harus katakan, nilai politiknya terlalu tinggi,” ujar Jupiter kepada awak media, Selasa (24/6).
Menurutnya, proses seleksi komisaris maupun direksi di BUMD rentan dititipan dan sarat keterlibatan partai politik. Sementara di banyak kota besar lain, pengelolaan parkir justru tetap dilakukan oleh Unit Pengelola Perparkiran (UPP) yang berada di bawah Dinas Perhubungan.
“BUMD pasti akan meminta penyertaan modal daerah (PMD), yang artinya membebani APBD. Dan belum tentu dividen yang mereka berikan ke kas daerah lebih besar dari PMD yang mereka terima. Ini patut dikritisi,” sambung Politikus NasDem itu.
Lebih lanjut, Jupiter menegaskan bahwa fokus utama DPRD DKI melalui Pansus Perparkiran adalah menutup celah kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir. Selama ini, potensi parkir dinilai sangat besar, namun realisasi pendapatan masih jauh dari harapan.
“Jumlah kendaraan di Jakarta mencapai lebih dari Rp20 juta per hari. Kalau dikalikan Rp5.000 saja untuk satu jam, potensi PAD bisa sampai Rp6 miliar per hari, atau Rp1,8 triliun per tahun. Tapi kenyataannya hanya Rp300 miliar yang masuk,” paparnya.
Ia menilai persoalan utama ada pada lemahnya sistem pengawasan dan masih longgarnya regulasi dalam menindak praktik parkir liar serta kebocoran di sektor parkir off-street, khususnya di gedung-gedung dan pusat perbelanjaan.
Jupiter menegaskan bahwa yang dibutuhkan Jakarta bukan menambah entitas pengelola baru, melainkan memperkuat pengawasan, regulasi, dan sistem yang sudah ada.
“Kalau semua ini dikelola profesional oleh UPP Parkir dan pengawasan dari Dinas bisa lebih ketat, kita bisa tekan parkir liar, kita bisa tekan kebocoran, dan PAD bisa meningkat tanpa harus membuat BUMD baru yang berisiko politis tinggi,” tutupnya. (Far/P-2)
Sistem yang masih bersifat padat karya (labor intensive) turut mendorong membengkaknya beban biaya.
PERUMDA Dharma Jaya memperkuat strategi konsolidasi internal dan kolaborasi antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna menjaga ketahanan pangan Jakarta dalam menghadapi dinamika global.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan BUMD tidak boleh lagi hanya kuat di kandang sendiri.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengumpulkan seluruh jajaran komisaris dan direksi BUMD dalam BUMD Leaders Forum 2026 untuk memperkuat peran sebagai pilar ekonomi Jakarta Global City.
AJANG TOP BUMD Awards 2026 telah diselenggarakan di Jakarta, Senin (13/4/2026). Sejumlah daerah meraih penghargaan di ajang tersebut.
Jumlah BUMD di Indonesia saat ini mencapai 1.092 BUMD yang beroperasi di berbagai sektor.
kebocoran yang berulang menunjukkan ada yang keliru dalam cara pemerintah kota memahami persoalan parkir.
Berdasarkan data administrasi, terdapat 238 gerai ritel (128 Alfamart dan 110 Indomaret) di Kota Bogor.
Negara tidak boleh membiarkan praktik perparkiran yang menempatkan rakyat sebagai pihak paling lemah dan selalu menanggung risiko.
Setelah stagnan selama lima tahun, target tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 4 miliar, turun dari target 2025 yang mencapai Rp4.637.073.350.
Munculnya aksi tekanan dan intimidasi terhadap petugas parkir di salah satu gerai Mie Gacoan kembali memunculkan kekhawatiran soal praktik premanisme yang dapat mengganggu iklim usaha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved